Saham FCA milik Bakrie dan Saham Baru Diakuisisi Ini Lepas Suspensi
:
0
Ilustrasi volatilitas harga saham. Foto: Dok EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mulai Senin, 24/8/2026.
Endra Febri Styawan selaku Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulis 21/8/2026 menuturkan suspensi kedua saham tersebut dibuka kembali di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi I Periodic Call Auction tanggal 24 Agustus 2026.
Sebagai informasi, BEI mensuspensi pertama saham MDIA pada 5 Agustus 2026, dan suspensi kedua (berikutnya) diberlakukan mulai 13 Agustus 2026 yang baru dibuka kembali pada 24 Agustus 2026.
Suspensi dilakukan karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Peningkatan harga lanjutan yang signifikan (melonjak hingga 317,91% dalam sebulan ke level Rp280) serta masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC).
Sementara untuk BIKE, terpantau baru resmi berganti nama menjadi PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk melalui persetujuan RUPSLB pada Juli 2026, menyusul aksi akuisisi pengendali baru yang rampung pada 15 April 2026 di mana PT Penajam Makmur Jaya mengambil alih 71,22% kepemilikan saham.
Kondisi Terkini MDIA dan BIKE
Berdasarkan data perdagangan Senin pagi, dua saham ini kompak menjunam, saham BIKE longsor 40 poin atau 7,84% ke level 470. Saham MDIA juga mengekor turun 20 poin atau 7,14% ke level 260.
Perlu dicatat, MDIA saat ini merupakan saham berstatus FCA atau dalam Pemantauan Khusus BEI. MDIA milik grup Bakrie ini tak tanggung-tanggung menyandang tiga notasi khusus sekaligus L, Y, dan X.
Notasi L berarti perusahaan belum menyampaikan laporan keuangan. Notasi Y karena belum menyelenggarakan RUPST sampai 6 bulan setelah tahun buku berakhir. Sementara notasi X menunjukkan efek bersifat ekuitas dalam pemantauan.
Related News
Hutama Karya (PTHK) Sebut Permohonan PKPU PT Indoland Mengada-ada
United Tractors (UNTR) Gunakan Kas Internal Rp5,6T Buyback Saham
Gantikan Glenny, Garuda Indonesia (GIAA) Kini Dipimpin Thomas Sugiarto
Bagi Nasabah Prioritas, BNI Sediakan Pembaruan Fitur wondr by BNI
SEMA Kantongi Kontrak Listrik Data Center CGK5 & CGK7, Ini Prospeknya
Segar Kumala (BUAH) Bagi Dividen Interim Rp20 Miliar, Cek Jadwalnya





