Sambut Tahun 2024, DJP Himpun Rp6,76 Triliun PPN PMSE Sepanjang 2023
:
0
Ilustrasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghimpun Rp6,76 triliun dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). dok. DJP. RRI.
EmitenNews.com - Menutup tahun 2023, memasuki tahun baru 2024, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghimpun Rp6,76 triliun dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Itu berarti DJP telah menerima Rp16,9 triliun sejak 2020.
Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 5/1/2024), Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Dwi Astuti mengungkapkan, dengan penambahan tersebut, jumlah PPN PMSE yang telah diterima oleh DJP Rp16,9 triliun.
Termasuk di dalamnya setoran Rp731,4 miliar pada 2020, Rp3,90 triliun setoran tahun 2021, dan Rp5,51 triliun setoran tahun 2022.
"Menutup tahun 2023, pemerintah mencatat penerimaan dari pemungutan PPN PMSE sebesar Rp16,9 triliun," kata Dwi Astuti.
Pemerintah tidak menunjuk pemungut PPN PMSE baru selama Desember 2023. Karena itu, jumlah pemungut tetap sebanyak 163 pelaku usaha PMSE.
Related News
Pemerintah: MSCI tak Selalu Benar, Investor tak Perlu Panik
Rupiah Terus Melemah Tertekan Penguatan USD Hari Ini
Harga Emas Kokoh di USD4.150 Imbas Konflik Timur Tengah
Aksi Jual Saham Teknologi Mereda, Indeks Nikkei Kembali Naik
Stok Minyak AS Menyusut, Harga Brent Tembus USD105 per Barel
Dow Jones: Karhutla dan El Nino Ancam Ekspor Batubara RI





