EmitenNews.com—PT Penta Valent Tbk (PEVE) akan melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Senin (24/1). Bagi calon investor yang akan membeli di pasar sekunder dinilai perlu untuk mencermati kinerja keuangan perseroan.

 

Berdasarkan laporan keuangan PEVE yang dikutip Kemarin, Senin (23/1), perusahaan milik konglomerat Tancorp Group, Herman Tanoko ini mencatatkan laba periode berjalan per 31 Juli 2022 sebesar Rp9,71 miliar atau meningkat 13,83 persen dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp8,53 miliar.

 

Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh nilai penjualan per 31 Juli 2022 yang mencapai Rp1,17 triliun atau bertumbuh 17 persen (year-on-year). Namun laba per saham PEVE hingga akhir Juli 2022 hanya tercatat senilai Rp10,2 per lembar atau menurun 16,32 persen dibanding per akhir Juli 2021 yang sebesar Rp12,19 per saham.

 

PEVE yang direncanakan melakukan pencatatan perdana saham di BEI pada 24 Januari 2023 ini terpantau memiliki total aset per 31 Juli 2022 sebesar Rp649,34 miliar atau mengalami kenaikan dibanding per 31 Desember 2021 yang senilai Rp562,94 miliar.

 

Namun, total aset calon emiten ke-9 di 2023 tersebut lebih besar ditopang oleh jumlah liabilitas per 31 Juli 2022 yang mencapai Rp514,35 miliar atau lebih besar dibanding per 31 Desember 2021 yang sebesar Rp448,28 miliar.

 

Sementara itu, jumlah liabilitas itu lebih banyak pada liabilitas jangka pendek yang mencapai Rp480,08 miliar per 31 Juli 202 atau melonjak 18,74 persen dibanding per 31 Desember 2021. Sedangkan, liabilitas jangka panjang per akhir Juli 2022 senilai Rp34,27 miliar atau menurun dibanding per akhir Desember 2021 yang sebesar Rp43,98 miliar.

 

Per 31 Juli 2022, total ekuitas PEVE hanya senilai Rp134,98 miliar atau jauh lebih kecil dibanding total liabilitas yang mencapai Rp514,35 miliar. Perlu diketahui, total ekuitas perseroan hingga akhir Desember 2021 tercatat senilai Rp114,66 miliar.