Sejumlah Direksi Medco Energi (MEDC) Nikmati Guyuran 21,92 Juta Saham Gratis
:
0
EmitenNews.com - Sejumlah direksi Medco Energi Internasional (MEDC) menerima 21.924.000 atau 21,92 juta lembar. Transaksi pemberian saham secara gratis tersebut terjadi pada 13 Januari 2022. Itu merupakan program pemberian saham management (MSAP).
Penikmat jutaan saham gratis Medco Energi itu melibatkan empat direksi. Yaitu Roberto Lorato, Anthony Rebort Mathias, Ronald Gunawan, dan Amri Siahaan. ”Transaksi merupakan program saham management (MSAP),” tutur Siendy K. Wisandana, Corporate Secretary Medco Energi Internasional, Senin (24/1).
Roberto Lorato mendapat limpahan 6.552.000 atau 6,55 juta lembar. Menyusul transaksi itu, kini Lorato mempunyai saham Medco Energi 129,29 juta lembar atau 0,52 persen. Bertambah 0,026 persen dari sebelumnya 122,74 juta lembar atau 0,49 persen.
Kemudian, Anthony Robert Mathias menerima 5.292.000 alias 5,29 juta lembar. Dengan begitu, Anthony kini menggenggam saham Medco Energi menjadi 72,78 juta lembar atau 0,29 persen. Menanjak 0,21 persen dari sebelumnya 67,49 juta lembar atau 0,27 persen.
Selanjutnya, Ronald Gunawan mendapat 5,29 juta lembar. Setelah transaksi itu, Ronald mengempit saham Medco Energi sebanyak 68,48 juta lembar atau 0,27 persen. Bertambah 0,021 persen dari sebelumnya 63,19 juta lembar atau 0,25 persen.
Dan, terakhir Amri Siahaan menerima 4.788.000 atau 4,78 juta lembar. Setelah transaksi itu, Amri mengaveling saham Medco Energi sebanyak 50,33 juta lembar atau 0,2 persen. Bertambah 0,019 persen dari sebelumnya 45,55 juta lembar atau 0,18 persen.
Sekadar informasi, pada perdagangan Senin (24/1), harga saham Medco Energi bertengger di k?saran Rp500 per lembar. Itu setelah anjlok 20 poin atau 3,85 persen dari perdagangan Jumat (21/1) di kisaran Rp515 per saham. (*)
Related News
Investor Terkunci, Bos ini Melenggang Exit dengan Harga Premium
Lanjut! HP Capital Lego Jutaan Saham Emiten Hapsoro
Efek Kejut MSCI, Market Cap 10 Emiten Terjun Bebas, DSSA?
Nasib DSSA, BREN, dan CUAN Setelah Kena Sanksi Rp2,1 Triliun
Manuver Morgan Stanley Sebelum MSCI Tebar Ancaman
Ledakan Data Center, DMAS Naikkan Target Prapenjualan 42 Persen





