EmitenNews.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menyampaikan bahwa ada ruang untuk menaikkan dividend payout ratio untuk Tahun Buku 2022, jika dibandingkan dengan beberapa perusahaan semen kompetitor.

 

"Kalau dilihat dari kondisi dividen kami, jika dibandingkan dengan peers, maka masih ada room untuk dinaikkan," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMGR, Andriano Hosny Panangian saat pelaksanaan Public Expose Live 2022, Jumat (16/9).

 

Seperti diketahui, pada tahun ini perusahaan dengan brand SIG tersebut telah membagikan dividen tunai final sebesar Rp1,02 triliun atau setara dengan Rp172,64 per saham. Total dividen tersebut merupakan 50,66 persen dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp2,02 triliun.

 

"Kalau dilihat dari kondisi dividen kami, jika dibandingkan dengan per, maka masih ada room untuk dinaikkan," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMGR, Andriano Hosny Panangian saat pelaksanaan Public Expose Live 2022, Jumat (16/9).

 

Seperti diketahui, pada tahun ini perusahaan dengan brand SIG tersebut telah membagikan dividen tunai final sebesar Rp1,02 triliun atau setara dengan Rp172,64 per saham. Total dividen tersebut merupakan 50,66 persen dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp2,02 triliun.

 

Selama enam bulan pertama tahun ini, kata Hosny, laba bersih SMGR sudah mencapai Rp829 miliar atau bertumbuh 4,4 persen (year-on-year), dengan L marjin laba bersih meningkat 0,3 persen menjadi 5,2 persen dibandingkan periode yang sama di 2021.

 

Pada Semester I-2022, SMGR juga mampu mempertahankan EBITDA sebesar Rp3,53 triliun, dengan marjin EBITDA yang meningkat 0,4 persen menjadi 22,3 persen dibanding setahun sebelumnya.

 

"Perseroan melakukan langkah-langkah strategis untuk mempertahankan kinerja positif yang berkontribusi pada pengendalian beban pokok pendapatan, termasuk melalui pengamanan suplai batubara dengan harga DMO, serta menurunkan beban usaha dan beban keuangan,. papar Hosny.