EmitenNews.com - Phapros (PEHA) per 31 Desember 2023 membukukan laba bersih Rp5,95 miliar. Nyungsep 78,79 persen dari posisi sama tahun sebelumnya senilai Rp28,06 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten produsen antimo tersebut ikut drop menjadi Rp7 dari periode sebelumnya Rp33. 

Penjualan bersih Rp1,01 triliun, susut 12 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,16 triliun. Beban pokok penjualan Rp495,70 miliar, terpangkas dari sebelumnya senilai Rp584,38 miliar. Laba kotor terakumulasi Rp518,42 miliar, anjlok dari edisi sebelumnya senilai Rp584,09 miliar. 

Beban usaha Rp451,33 miliar, turun dari Rp489,64 miliar. Pendapatan lain-lain bersih Rp4,23 miliar, susut dari Rp6,58 miliar. Laba usaha Rp71,32 miliar, menukik dari Rp101,03 miliar. Penghasilan keuangan Rp629,89 juta, susut dari Rp665,79 juta. Beban keuangan Rp64,28 miliar, bengkak dari Rp60,19 miliar. 

Laba sebelum pajak Rp7,66 miliar, anjlok dari posisi sama tahun sebelumnya sebesar Rp41,50 miliar. Total pajak penghasilan Rp1,65 miliar, menipis secara signifikan dari posisi sama tahun sebelumnya Rp14,10 miliar. Laba tahun berjalan terakumulasi sebesar Rp6,01 miliar, melorot 78 persen dari Rp27,39 miliar. 

Jumlah ekuitas tercatat Rp770,32 miliar, turun tipis dari akhir tahun sebelumnya sebesar Rp771,81 miliar. Total ekuitas terkumpul Rp995,56 miliar, terpangkas dari tahun sebelumnya Rp1,03 triliun. Jumlah aset terakumulasi Rp1,76 triliun, mengalami koreksi dari akhir 2022 senilai Rp1,76 triliun. (*)