EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) kembali melanjutkan distribusi saham GoTo (GOTO). Transfer saham itu dilakukan untuk insentif karyawan, dan konsultan. Dan, kali ini GPF mengalihkan 92.871.864 helai alias 92,87 juta lembar.


Aksi pengalihan tersebut dibantu Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. Dengan pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham GPF susut menjadi 81,74 miliar alias setara dengan 6,90 persen atau mengalami reduksi 0,01 persen.


Tepatnya, berkurang dari sebelum transaksi dengan tabulasi tidak kurang dari 81,83 miliar eksemplar selevel dengan porsi kepemilikan 6,91 persen. Periode 6-19 Januari 2023, GPF telah mengalihkan 1.035.796.676 helai alias 1,03 miliar saham GoTo senilai Rp2,07 miliar. 


Pengalihan dilakukan pada harga Rp2 per lembar. Menyusul penuntasan pengalihan itu, tabungan saham GPF menjadi 94,02 miliar lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 7,94 persen. Mengalami dilusi 1,09 persen dari sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 95,05 miliar helai atau 8,03 persen. 


Transaksi tersebut untuk program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan dari GoTo. ”Tujuan transaksi berupa pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan dari GoTo sebagaimana telah disebutkan dalam prospektus IPO,” tulis R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary Gojek Tokopedia. 


Edisi 6-10 Februari 2023, saham GoTo merosot 15,32 persen menjadi Rp105.  Pada Selasa, 7 Februari 2022, saham GoTo naik tiga poin ke posisi Rp123. Lalu, Pada Selasa, 8 Februari 2023, saham GoTo minus tiga poin ke level Rp120 per lembar. Koreksi berlanjut pada Kamis, 9 Februari 2023 dengan susut 8 poin menjadi Rp112.


Selanjutnya, pada Jumat, 10 Februari 2023, saham GoTo menukik 6,26 persen menjadi Rp105 per lembar. Saham GoTo mencatat total frekuensi 12.949 kali dengan volume 8.293.600 saham senilai Rp84,5 miliar.


Mengawali sesi I perdagangan pagi ini, Senin, 13 Februari 2023, saham GoTo menanjak 4 poin alias 3,81 persen menjadi Rp109. Saham GoTo membuka perdagangan di level Rp102, dan menyentuh level tertinggi Rp111. Dan, kini GoTo merengkuh nilai kapitalisasi pasar Rp129,10 triliun. (*)