EmitenNews.com - Janu Putra Sejahtera (AYAM) memborong aset senilai Rp56,15 miliar. Transaksi itu berupa pembelian 21 bidang tanah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Lalu, pembangunan fasilitas Hatchery di Jalan Lingkungan, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo, Provinsi DIY.
Transaksi pertama, pembelian 19 bidang tanah di Jalan Lingkungan, Desa Ngawis, Karangmojo, Gunungkidul, Provinsi DIY senilai Rp40,63 miliar. Aset tanah itu, dibeli dari H. Singgih Januratmoko, pemilik 11 bidang tanah, dan Fransiskus Xaverius Suharno sebagai pemilik 8 bidang tanah.
Transaksi kedua, pembelian 2 bidang tanah di Jalan Lingkungan, Desa Tuksono, Sentolo, Kulonprogo, Provinsi DIY senilai Rp5,12 miliar dari Jatmiko Febianto Putro sebagai pihak penjual, dan pemilik 2 bidang tanah. Terakhir, pembangunan fasilitas Hatchery di Jalan Lingkungan, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo, Provinsi DIY sejumlah Rp10,39 miliar dari PT Jaya Guna Mandiri Hasbi.
”Dana untuk pelaksanaan transaksi pembelian bersumber dari hasil initial public offering (IPO) alias penawaran umum. Saat IPO, perseroan mengempit dana segar Rp80 miliar,” tukas drh Sri Mulyani, Direktur Utama Janu Putra Sejahtera.
Menyusul akuisisi lahan, dan pembangunan hatchery tersebut, perseroan akan menguasai lokasi kandang breeding dan memiliki fasilitas hatchery baru yang kedepannya akan meningkatkan produktivitas perseroan. Itu sesuai dengan apa yang telah diungkapkan pada prospektus penawaran umum perseroan. (*)
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





