EmitenNews.com - Wibowo Group Capital (WGC) menyiapkan anggaran Rp892,74 miliar. Dana taktis itu, diplot untuk melaksanakan tender wajib saham Mitrabahtera (MBSS) 17,5 persen. Saham publik maksimal 306.259.839 lembar itu, dibalut harga pelaksanaan Rp2.915 per eksemplar.

Mandatory tender offer (MTO) akan berlangsung mulai 9 September 2026 hingga 8 Oktober 2026. Masa pembayaran akan dilakukan pada 15 Oktober 2026. Setelah penawaran tender wajib tuntas, WGC akan memiliki saham MBSS maksimal 1,75 miliar eksemplar.

MTO dilakukan untuk memberi kesempatan investor publik untuk menjual saham kepada WGC. Pemegang saham publik yang tidak berminat menjual, akan tetap menjadi pemegang saham saham MBSS. Usai MTO beres, MBSS tetap melakukan kegiatan operasional seperti biasa.

Pelaksanaan akuisisi tersebut, merupakan bagian dari strategi WGC untuk memperkuat kegiatan usaha bidang jasa pelayaran, dan logistik maritim terintegrasi, khususnya segmen pengangkutan komoditas curah, dan jasa pendukung logistik maritim.

Setelah transaksi itu, WGC akan melakukan proses integrasi usaha secara bertahap dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

WGC berharap transaksi itu memberi nilai tambah melalui peningkatan kapasitas dan utilisasi armada, perluasan jaringan operasional, dan basis pelanggan. Penguatan pendapatan berulang berbasis kontrak jangka panjang, penciptaan efisiensi operasional dan sinergi usaha, dan penguatan posisi perseroan di industri logistik maritim nasional. (*)