Setelah MV, Kini Ekalya Purnamasari (ELPI) Bakal Kembangkan Multicat Hybrid Power Vessel
Ki-ka: Wawan Heri Purnomo-Corporate Secretary Eka Taniputra-Direktur Utama Soegeng Riyadi-Direktur PT Orela Shipyard dalam sebuah acara. Foto/Istimewa
EmitenNews.com -Booming Bursa Karbon yang telah diresmikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo pada Selasa 26 September 2023 dan menunjuk Bursa Efek Indonesia sebagai penyelenggara perdagangannya, ternyata memantik emiten-emiten yang telah terlebih dahulu ada di Bursa melakukan langkah Inovasi.
Salah satu emiten yang secara cepat merespon tren baru ini adalah perusahaan perkapalan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI).
Direktur Utama ELPI Eka Taniputera mengatakan perseroan merespon positif perkembangan dunia internasional dimana pada tahun 20250 dicanangkan sudah net zero carbon dan ELPI telah memulainya sejak saat ini.
Untuk mencapai dan mensupport target tersebut, ELPI melakukan inovasi untuk mengurangi karbon itu dengan langkah hybrid. "Perseroan dengan Inovasi Multicat memangkas 5 kapal menjadi hanya 1 kapal, maka dengan begitu dapat mengurangi dan menekan efek karbon dimana Indonesia saat ini nomor 5 penyumbang karbon di dunia," ujar Eka dalam keterangannya kepada Media, Rabu (27/9/2023).
Ide mengoptimalkan beberapa fungsi kapal cera individu menjadi 1 jenis kapal dengan multifungsi itu menurutnya menggabungkan yang sebelumnya fungsi kapal Fire Boat, Watchdog, Utility Vessel dan AHTS menjadi satu kapal saja bernama Multicat Power Vessel.
ELPI sebelumnya juga melalui afiliasi telah menugaskan Orela Shipyard (core bisnis galangan/docking) untuk melakukan inisiatif dan inovatif yang memberikan layanan lebih kepada Client dan telah kita lakukan uji coba (hallfoil) pada kapal KCT 4001.
"Hal tersebut telah mendapatkan penghargaan dan pengakuan dari Kementrian Perindustrian pada tahun 2022. Dari inovasi tersebut mampu memberikan peningkatan kecepatan hingga 3-5% namun terdapat penghematan fuel consumption," ujar Eka.
Sedangkan Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo menambahkan, Multicat ini secara singkat dapat saya sampaikan adalah merupakan penggabungan dari beberapa fungsi kapal seperti AHT, AHTS, Watchdog, Fire Fighting dapat kita sempurnakan hanya menggunakan 1 (satu) kapal dan dapat memenuhi segala fungsinya.
Sebagai Perusahaan yang bergerak dibidang drilling & offshore support service saat ini ELPI telah mempunyai dan mengoperasikan lebih dari 100 kapal atau armada untuk client-client baik dari Indonesia maupun luar negeri.
Related News
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen
Akhiri 2025, Laba dan Pendapatan CPRO Kompak Melejit
Surplus 11,26 Persen, AKRA Bukukan Laba Rp2,47 Triliun
Drop 49 Persen, Laba Emiten Lo Kheng Hong (ABMM) Sisa USD70,61 Juta
Bonus Panas Bumi, PGEO Bangun Jembatan Ulu Semong





