IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Siap-siap Belanja Online, Aturan Subsidi Ongkir Segera Terbit

21/04/2021, 07:31 WIB

Siap-siap Belanja Online, Aturan Subsidi Ongkir Segera Terbit

EmitenNews.com - Aturan subsidi ongkir alias ongkos kirim belanja online akan terbit dua pekan sebelum Lebaran 2021, yang diperkirakan jatuh pada 12 Mei 2021. Bisa dipastikan, ketentuan subsidi ongkir untuk menggairahkan perekonomian itu, bakal dikeluarkan sekitar 28 April 2021. Jadi, masih waktu bagi masyarakat untuk berbelanja dalam upaya meningkatkan konsumsi.

 

"Stimulus berkenaan dengan peniadaan mudik ini masih berlangsung, jadi minggu ini kita akan terus finalisasi. Targetnya, mungkin dua minggu sebelum Lebaran bisa diumumkan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat weekly press briefing pada Senin (19/4/2021).

 

Nantinya, stimulus itu akan mengatur soal pemberian subsidi kepada masyarakat agar bisa berbelanja online jelang Idul Fitri 1442 Hijriah. Pemerintah memberikan stimulus ini sebagai kompensasi dampak dari larangan mudik tahun ini, yang mengharuskan masyarakat tetap tinggal di rumah. Meski begitu masyarakat tetap dapat berbelanja memenuhi kebutuhan lebaran.

 

Jadi, kendati di rumah saja, namun pemerintah ingin masyarakat tetap melakukan konsumsi melalui belanja online. Menurut Sandi, ongkir ini salah satu yang membebani sektor ekonomi kreatif.Pasalnya, terkadang ongkos kirimnya malah lebih mahal dari harga produknya. “Jadi ini yang kita harapkan dan bentuknya bisa juga kerja sama dengan e-commerce."


Author: N A