Sigma Energy (SICO) Alokasikan Rp910,9 Juta Laba Bersih untuk Dividen Tunai
:
0
PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO). dok. SICO.
EmitenNews.com - PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) mengalokasikan sejumlah Rp910.949.032, atau 15 persen dari keuntungan bersih periode tahun buku 2021, untuk pembagian dividen tunai. Pembagian dividen tunai Rp1,0011 per lembar saham itu, akan dibayarkan 29 Juli 2022. Aksi korporasi di pasar modal ini, sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), 30 Juni 2022.
Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (5/7/2022), Direktur SICO, Vita Diani Satiadhi mengungkapkan, dividen itu akan dibayarkan pada 29 Juli 2022, kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 12 Juli 2022 pukul 16.00 WIB atau yang disebut sebagai Recording Date Pemegang Saham yang berhak atas Dividen.
Untuk cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi sedianya akan dilaksanakan pada 8 dan 11 Juli 2022. Sedangkan cum dan ex dividen di pasar tunai akan dicatatkan pada 12 dan 13 Juli 2022.
SICO, emiten yang baru melaksanakan IPO pada 8 April 2022, selama tahun 2021 mencatat pertumbuhan Laba usaha sebesar 76,72 persen dari Rp7,03 miliar di tahun 2020 menjadi Rp12,39 miliar di 2021. Laba Tahun Berjalan naik 38,1 persen dari Rp4,39 miliar tahun 2020 menjadi Rp 6,07 milyar di tahun 2021.
PT Sigma Energy Compressindo Tbk., yang didirikan tahun 2007 bergerak di bidang Jasa Penyewaan Alat-Alat Untuk Monetisasi Minyak dan Gas Suar Bakar dengan Menggunakan Teknologi Kompresi Untuk Penurunan Gas Rumah Kaca. Perseroan yang berkedudukan di Jakarta ini, memiliki misi menjadi perusahaan terdepan dalam menyediakan monetisasi gas suar dan sumur marginal minyak dan gas dengan memberikan layanan kelas dunia, mitra yang dipercaya dan perusahaan yang dapat diandalkan.
Related News
Permintaan Pascalebaran Normal, Inflasi April Melandai ke 0,13 Persen
Harga Emas Antam Hari ini Turun Tipis
Pemerintah Siapkan KEK Keuangan di Bali untuk Tarik Investor Global
Harga Aluminium Dekati Tertinggi Sepanjang Sejarah, Belum akan Pulih
Kashkari Tak Kesampingkan Kemungkinan Fed Naikkan Suku Bunga
Kemajuan Hubungan AS-Iran Bikin Harga Emas Hari ini Stabil





