Sinyal Produksi Kian Terang, EMAS Tuntaskan Persiapan Tambang Pani
:
0
Alat berat yang digunakan di pertambangan Merdeka Gold Resources Tbk
EmitenNews.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) kian mendekati tahap operasi komersial Tambang Emas Pani. Perseroan menargetkan kegiatan produksi komersial dapat dimulai dalam waktu dekat, seiring rampungnya sejumlah pekerjaan awal proyek.
Dalam Laporan Realisasi Bulanan Rencana Kerja Operasi Produksi yang disampaikan Corporate Secretary Merdeka Gold Resources, Adi Adriansyah Sjoekri, hingga Desember 2025, perseroan telah menyelesaikan sejumlah tahapan penting, termasuk pembebasan lahan, pekerjaan teknik, serta pengadaan peralatan utama.
Adapun progres pekerjaan sipil tercatat telah mencapai 87,83 persen hingga akhir Desember 2025. Sementara itu, pekerjaan transportasi dan bea cukai hampir sepenuhnya rampung dengan tingkat penyelesaian mencapai 98,93 persen.
Untuk tahapan komisioning dan pekerjaan penyelesaian (commissioning and completion), progres hingga akhir Desember 2025 telah mencapai 55 persen. Secara keseluruhan, persiapan menuju operasi komersial Tambang Emas Pani tercatat telah terealisasi sekitar 30 persen.
Perseroan menargetkan penyelesaian dua pekerjaan lanjutan tersebut dapat tercapai pada kuartal I 2026, sehingga operasional komersial tambang emas Pani dapat segera direalisasikan.
Sebagai informasi, PT Merdeka Gold Resources Tbk mengelola Tambang Emas Pani, di Gunung Pani di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, . Tambang ini akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia. Dengan umur tambang multidekade, Tambang Emas Pani memiliki cadangan bijih sebesar 190 juta ton yang mengandung sekitar 4,8 juta ounces emas.
EMAS berada di bawah naungan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang berpengalaman mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur. Berbekal kompetensi tersebut, EMAS akan mengoptimalkan potensi Gunung Pani—wilayah penghasil emas sejak abad ke-19
Tambang Emas Pani dikelola melalui sejumlah anak usaha EMAS yang menangani operasi tambang, pengolahan, dan infrastruktur pendukung. Tambang ini dirancang sebagai tambang terbuka dan dikembangkan secara bertahap.
Related News
Garap Proyek WTE, Induk SOFA Suntik Entitas Usaha Miliaran Rupiah
Rugi Bengkak 680 Persen, Saham FLMC Terbang ARA
Ponakan Prabowo Cabut, Serap 20 Persen Saham TRIN Tinggal Janji?
BSWD Dicap Saham HSC oleh BEI, Sempat Pimpin Top Gainers Pekan Lalu
ITSEC Asia (CYBR) Gelar AICX 2026 di Bali, Cek Tanggalnya!
Komisaris Ini Kurangi Porsi Saham Dharma Polimetal (DRMA), Sisa 1,79%





