Sirkuit Mandalika Tuai Pujian Pembalap MotoGP, Ini Kata Manajemen PTPP
:
0
EmitenNews.com - BUMN konstruksi dan investasi, PT PP (PTPP) berperan aktif membangun sejumlah fasilitas pendukung sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Itu dilakukan untuk mendukung suksesi penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.
”Setelah World Superbike 2021 sukses, Pertamina Mandalika International Street Circuit siap menjadi tuan rumah perhelatan MotoGP pada 18-20 Maret 2022,” tutur Direktur Utama PT PP Novel Arsyad, akhir pekan lalu.
Para pembalap telah menjalani tes pramusim pada Jumat, 11 Februari 2022. Dan, hasilnya kualitas track sirkuit Mandalika mendapat pujian dari para pembalap, dan penyelenggara MotoGP. Salah satunya, Marc Marquez. Pembalap Spanyol itu, mengaku sirkuit garapan PTPP itu, memiliki ketertarikan tersendiri (interesting new circuit).
Pujian Marquez itu, didukung pembalap Spanyol lain. Ya, Alex Rins menyatakan sirkuit Mandalika memiliki lintasan luar biasa (amazing track). Kualitas itu, didukung keindahan alam pulau Lombok. Sirkuit Mandalika sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan itu, dibangun PTPP hanya 14 bulan. Pembangunan lintasan utama sesuai standar mutu Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) dengan kategori sirkuit kelas A.
PTPP menerapkan campuran aspal khusus pada sirkuit balap, yaitu Stone Mastic Asphalt (SMA) dengan keunggulan khusus. Salah satunya daya cengkram roda tinggi. Meningkatkan kecepatan, dan kemudahan manuver para pembalap, lintasan utama sirkuit ini diklaim dapat ditempuh dengan kecepatan puncak 310 kilometer per jam.
PTPP dipercaya untuk mengerjakan Grandstand tribun penonton berkapasitas total 50.634 kursi, VIP Village seluas 8.438,5 meter persegi berkapasitas 2.128 kursi VIP Lounge, dan 1.056 kursi tribun VIP. Progres pekerjaan Grandstand VIP Village berada mencapai 47,54 persen. Perseroan turut membangun observation deck Bukit 360 untuk tamu VVIP telah mencapai 30 persen. (*)
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





