IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Stabil, Pefindo Tetapkan Rating Jasa Marga (JSMR) idAA-

05/05/2021, 11:27 WIB

Stabil, Pefindo Tetapkan Rating Jasa Marga (JSMR) idAA-

EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA- PT Jasa Marga (JSMR) dna obligasi berkelanjutan II Jasa Marga Tahun 2020 maksimum Rp4,5 triliun. Kemudian melabeli rating  idA1+ untuk surat berharga komersial Jasa Marga Tahun 2020. Outlook atas peringkat perusahaan stabil.


Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi, dan memiliki kemampuan sangat kuat untuk memenuhi komitmen-komitmen keuangan jangka panjang dibanding obligor lain. Tanda Kurang (-) menunjukkan peringkat itu relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori bersangkutan.


Efek utang jangka pendek dengan peringkat idA1+ memiliki kategori peringkat tertinggi. Kemampuan emiten memenuhi komitmen keuangan jangka pendek dibanding emiten-emiten lain lebih unggul. Peringkat itu, mencerminkan dukungan kuat pemerintah untuk menyelesaikan proyek jalan tol, posisi dominan Jasa Marga dalam sektor jalan tol, portofolio jalan tol terdiversifikasi dengan periode konsesi panjang, dan fleksibilitas keuangan kuat. 


Peringkat dibatasi struktur permodalan agresif dan risiko bisnis terkait ruas tol baru. Peringkat akan dinaikkan kalau perusahaan memperbaiki struktur permodalan dengan mengurangi utang. Kalau jalan tol baru secara konsisten menarik volume arus lalu lintas lebih tinggi dari proyeksi secara berkelanjutan, atau kalau ada dukungan pemerintah lebih kuat. 


Peringkat akan diturunkan pandemi berkelanjutan mengurangi volume arus lalu lintas lebih lanjut secara signifikan. Itu akan mengakibatkan penurunan pendapatan jalan tol jauh lebih rendah dari proyeksi. Atau kalau perusahaan menambah utang lebih tinggi dari proyeksi dapat melemahkan proteksi arus kas.


Jasa Marga operator jalan tol terbesar Indonesia. Portofolio tol perusahaan termasuk 13 konsesi jalan tol di induk perusahaan, 18 ruas tol beroperasi pada entitas anak, dan 3 ruas tol dalam konstruksi. Pada 31 Desember 2020, pemegang saham perusahaan terdiri dari Pemerintah Indonesia 70 persen, DJS Ketenagakerjaan-JHT 3,4 persen, BNYM RE BNYMLB RE Employees ProvidentFD 2,5 persen, PT Taspen 2,2 persen, dan masyarakat 21,9 persen. (Rizki)




Author: J S