Sudah Setahun di Papan Khusus, Suspensi Saham BIMA Berlanjut
:
0
PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA), emiten produsen sepatu lokal
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperpanjang penghentian sementara perdagangan saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) di seluruh pasar.
Dalam pengumuman resmi, Jumat (10/4/2026), BEI menyatakan bahwa saham Perseroan telah disuspensi sejak 19 November 2025 dan hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang memungkinkan untuk kembali diperdagangkan.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI Lidia M. Panjaitan bersama Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari menjelaskan bahwa BIMA sebelumnya telah masuk Papan Pemantauan Khusus sejak 9 April 2025.
"Efek Perseroan telah berada dalam Papan Pemantauan Khusus selama lebih dari 1 tahun berturut-turut," demikian bunyi pengumuman tersebut.
Seiring kondisi tersebut, BEI memutuskan untuk melanjutkan suspensi perdagangan saham BIMA di seluruh pasar, efektif sejak Sesi I Periodic Call Auction pada Kamis (9/4/2026) hingga waktu yang belum ditentukan.
BEI juga mengingatkan investor dan pelaku pasar untuk terus mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar
Pendapatan Susut, Emiten Lo Kheng Hong (ABMM) Raup Laba USD39,38 Juta
Bisnis Baru Infrastruktur EV, Bos DRMA Ungkap Prospeknya di GIIAS 2026





