IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Sudah Tiga Hari Driver GoSend Mogok, Belum ada Tanggapan GoTo

10/06/2021, 16:05 WIB

Sudah Tiga Hari Driver GoSend Mogok, Belum ada Tanggapan GoTo

EmitenNews.com - Sudah tiga hari ini driver Gojek yang menjadi mitra GoTo untuk layanan GoKilat atau GoSend Same Day Delivery (SMD) melakukan aksi mogok massal. Tetapi, aksi off bid para pengemudi GoSend, yang berlangsung sejak Selasa (8/6/2021) itu, dianggap angin lalu saja oleh pihak GoTo. Sampai Kamis (10/6/2021), atau hari terakhir aksi mogok, tidak ada ajakan dialog dari manajemen.

 

Dalam keterangannya kepada pers, Kamis, Perwakilan Pengemudi GoSend SMD Jabodetabek, Yulianto mengatakan pihaknya belum mendapat ajakan berkomunikasi dengan manajemen Gojek sampai saat ini. Kalau benar-benar tidak ada respon memadai, pada 12-15 Juni mendatang, kemungkinan mereka akan off bid lagi alias tidak akan menerima layanan antaran. "Ya, kalau misalnya mereka tidak mengeluarkan tanggapan atau solusi yang kita terima, kita bakal nyusun aksi lagi untuk tanggal 12-15 Juni," tegasnya.

 

Yulianto menyebutkan, para pengemudi se-Jabodetabek secara persentase mencapai 90 persen off bid pada 8-10 Juni. Kita nyebutnya mitra, kurang lebih ada 5.000 mitra. Selama tiga hari ini belum ada tanggapan dari Gojek sama sekali. Jadi mereka kayaknya tetap kekeuh skema baru ini."

 

Selama aksi mogok ini, kata Yulianto, pihak Gojek justru meniadakan performa para driver untuk pertimbangan pencairan bonus. Hal ini yang membuat sebagian driver GoSend sudah memilih untuk on bid. Pihak GoJek, kata dia, mengakali aksi mogok pra mitra ini, dengan meniadakan performa. “Mereka memecah belah kita, sehingga yang tadinya kekeuh (ngotot) off bid atau mogok, sebagian ada yang on bid, karena ini nggak dapat performa. Sedangkan bonus atau skema ini cair atau turun ke saldo driver di performa 80 persen, jadi kita nggak sembarangan main cancel barang," tuturnya.


Author: N A