Sukses Inovasi Teknologi, BRI Raih Penghargaan Contact Center Asia Pasifik Award 2023
:
0
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Silver Medal dalam Kategori Technology Innovation di ajang Contact Center Asia Pasific Award (CC APAC) 2023. dok. BRI.
EmitenNews.com - Kesuksesan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), atau BRI dalam inovasi teknologi kembali berbuah pengakuan internasional. Terus update dengan kondisi industri global terkini, khususnya Contact Center Services, BRI kembali meraih prestasi bertaraf Internasional. Kali ini, Contact BRI meraih Silver Medal dalam Kategori Technology Innovation di ajang Contact Center Asia Pasific Award (CC APAC) 2023.
Kompetisi Contact Center APAC yang diselenggarakan pada 27 November - 1 Desember 2023 di Sunway Resort, Petailing Jaya, Malaysia merupakan perlombaan tahunan yang mempertemukan praktisi contact center terbaik dari berbagai negara di Asia Pasifik. Tujuannya, memajukan industri contact center guna meningkatkan pelayanan dan customer experience Perusahaan.
Dalam rilisnya yang diterima Jumat (8/12/2023), Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan bahwa penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh Insan BRILiaN (Pekerja BRI) atas kerja kerasnya melayani nasabah.
"Penghargaan ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus berkomitmen meningkatkan kepuasan nasabah. Penghargaan ini pun sekaligus menjadi pembuktian bahwa layanan BRI selalu diupayakan yang terbaik dan menjadi terdepan,” ujarnya.
BRI terus berproses dalam pembaharuan dan kebutuhan zaman. Layanan BRI dapat beriringan dengan perubahan kebutuhan nasabah, serta tetap berorientasi pada nasabah atau customer centric. Pada kegiatan penghargaan tersebut, diikuti oleh 32 perusahaan dari 6 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Tiongkok, dan Hongkong.
Related News
Investor Terkunci, Bos ini Melenggang Exit dengan Harga Premium
Lanjut! HP Capital Lego Jutaan Saham Emiten Hapsoro
Efek Kejut MSCI, Market Cap 10 Emiten Terjun Bebas, DSSA?
Nasib DSSA, BREN, dan CUAN Setelah Kena Sanksi Rp2,1 Triliun
Manuver Morgan Stanley Sebelum MSCI Tebar Ancaman
Ledakan Data Center, DMAS Naikkan Target Prapenjualan 42 Persen





