Suspensi Dibuka, Saham UDNG Lanjutkan Bearish ARB 9 Kali Beruntun
:
0
PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) melakukan pencatatan perdana saham di Papan Akselerasi BEI pada Selasa, 31 Oktober 2023.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk. (UDNG) usai sehari lamanya perdagangannya nonaktif. Pmbukaan kembali saham UDNG mulai efektif diberlakukan pada Selasa (17/3/2026).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan pembukaan suspensi dilakukan setelah bursa menilai kondisi perdagangan saham perseroan telah memungkinkan untuk kembali diperdagangkan.
“Dengan dibukanya suspensi saham ini, investor dapat kembali melakukan transaksi atas saham perseroan di pasar reguler,” ujar Yulianto.
Berdasarkan data EmitenNews.com, saham UDNG terpantau sempat mengalami tekanan panjang harga saham sejak 4 Maret hingga 13 Maret 2026. Dalam periode itu, harga bergerak menurun dari Rp2.930 hingga Rp1.280, tercatat dalam reli bearish tersebut perdagangannya ditutup anjlok hingga 8 kali Auto-Rejection Bawah (ARB) berturut-turut.
Pascapembukaan suspensi pada perdagangan Selasa (17/3/2026) tak berselang lama usai dibuka sahamnya kembali menyentuh ARB 9,77 persen setara 125 poin turun di Rp1.155.
Namun, sinyal pemulihan harga terlihat terjadi di 10 menit pertama dan sempat menghijau akan tetapi tak bertahan lama kembali ke posisi ARB semula dan melanjutkan reli bearish ARB ke-9 kalinya.
Dalam sepekan terakhir, saham emiten ini tertekan lebih dari 34 persen persen, dalam sebulan berlanjut makin nyungsep 65 persen, dan sejak awal tahun telah menukik tajam lebih dari 78 persen dari harga Rp5.200 menjadi Rp1.155.
BEI tetap mengimbau para pelaku pasar untuk mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan emiten sebelum mengambil keputusan investasi.(*)
Related News
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan
Laba Emiten Grup Salim (IMAS) Ambles 74,3 Persen di Paruh Pertama 2026
Cimory (CMRY) Toreh Revenue Rp6,46T, Laba Naik 17,8 Persen di Q2-2026
Pendapatan ARKO Susut 6,7 Persen, Laba Bersih Tertahan di Rp36,64M
Emiten Haji Isam (TEBE) Laba Turun 27,5 Persen Sisa Rp19,9M di Q2-2026





