EmitenNews.com - Graha Layar Prima (BLTZ) per 30 September 2022 rugi Rp14,82 miliar. Merosot 93 persen dari periode sama tahun lalu dengan rugi Rp233,84 miliar. Rugi per saham dasar menjadi Rp17 dari sebelumnya tekor Rp268.


Pendapatan bersih Rp794,04 miliar. Melejit 659 persen dari periode sama tahun lalu Rp104,55 miliar. Beban pokok pendapatan Rp479,45 miliar, bengkak 200 persen dari episode sama tahun lalu Rp159,64 miliar. Laba kotor Rp314,58 miliar, melambung 671 persen dari minus Rp55,08 miliar.


Beban penjualan bengkak menjadi Rp1,86 miliar dari sebelumnya Rp258 juta. Beban umum dan administrasi Rp214,67 miliar, bengkak dari episode sama tahun lalu hanya Rp133,21 miliar. Penghasilan keuangan Rp2,21 miliar, naik dari Rp852 juta. Biaya keuangan Rp98,71 miliar, naik dari Rp92,70 miliar.


Kerugian selisih kurs Rp19,97 miliar, melambung dari Rp7,65 miliar. Keuntungan lain-lain bersih Rp3,31 miliar, naik dari minus Rp1,99 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp15,11 miliar, menipis dari Rp290,07 miliar. Rugi tahun berjalan Rp14,82 miliar, turun drastis dari minus Rp233,83 miliar. 


Total ekuitas Rp516,95 miliar, turun dari akhir 2021 sejumlah Rp531,77 miliar. Jumlah liabilitas Rp1,92 triliun, naik tipis dari posisi akhir tahun lalu Rp1,87 triliun. Total aset Rp2,44 triliun, menanjak dari akhir tahun lalu Rp2,40 triliun. (*)