Tahan Diri, Investor Tunggu Efektif Rebalancing MSCI
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyudahi perdagangan Selasa, 26 Mei 2026 anjlok 1,23 persen menjadi 6.130. Secara teknikal, Stochastic RSI masih menunjukkan reversal ke arah pivot, dan penyempitan histogram negatif MACD berlanjut.
Dengan begitu, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 29 Mei 2026, IHSG berpotensi bergerak di kisaran 6.000-6.200. Pada penutupan perdagangan Jumat, 29 Mei 2026 ini, tanggal efektif rebalancing indeks MSCI akan berlaku. Potensi dampak dapat terjadi penyesuaian portofolio oleh para manajer investasi global pengikuti indeks MSCI.
Kondisi itu, dapat menyebabkan aksi jual masif terutama pada saham-saham dikeluarkan dari indeks MSCI, dan memicu kenaikan volatilitas pasar. Saham-saham dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard yaitu AMMN, AMRT BRPT, TPIA, CUAN, dan DSSA. Khusus AMRT turun kelas dari Global Standard menjadi Small Cap.
Sedang saham-saham dikeluarkan dari indeks MSCI Small Cap antara lain ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG. Di lain, pemerintah sedang menyiapkan skema intensif untuk kendaraan listrik menggunakan baterai berbasis nikel.
Salah satu opsi sedang dalam pembahasan yaitu PPN akan ditanggung Pemerintah dengan besaran bervariasi. Mulai dari 40 persen hingga 100 persen. Nah, untuk baterai dari nikel, dan non nikel akan dibedakan skemanya. Kendaraan berbasis baterai nikel kemungkinan akan memperoleh insentif lebih besar.
Namun insentif tersebut masih dalam pembahasan sehingga pelaksanaannya akan ditunda satu bulan. Selanjutnya, rencana tersebut berpotensi menjadi faktor positif bagi emiten yang memproduksi baterai listrik berbasis nikel.
Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Charoen Pokphand (CPIN), Telkom (TLKM), Mailondo (MAIN), Mayora Indah (MYOR), dan Erajaya Swasembada (ERAA). (*)
Related News
OJK Resmi Larang Gerbang Aset Digital (Fasset) Jual Aset Kripto!
Resmi Degradasi, AMRT Huni Dasar Klasemen Top Losers
Duh! IHSG Ditutup Melemah, Rupiah pun Kian Tertekan
Comeback! Emiten Prajogo Kuasai Panggung Top Gainers Pekan ini
IHSG Sepekan Turun Tipis, Asing Kabur Rp53,97 Triliun
Akhiri Mei, IHSG Malah Gagal Melesat, Saham Buangan MSCI Dominan Hijau





