Teken CSPA, Deep Source Jadi Pengendali Anyar PTMR
Pengurus Master Print usai seremoni pencatatan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Mitra Pack (PTMP) telah meneken perjanjian jual bBeli saham bersyarat alias conditional share purchase agreement (CSPA) dengan Deep Source Pte Ltd. Itu seiring rencana akuisisi 1,47 persen saham Master Print (PTMR) milik perseroan. Teken CSPA tersebut telah dilakukan pada 11 November 2025.
Penandatanganan itu, menunjukkan komitmen para pihak untuk melanjutkan transaksi, namun penyelesaian transaksi masih terikat pada pemenuhan syarat-syarat pendahuluan sebagaimana diatur dalam perjanjian. Selanjutnya, perseroan akan memberikan update informasi mengenai perkembangan transaksi, dengan senantiasa memperhatikan, dan memenuhi ketentuan perundang-undangan berlaku.
”Nilai transaksi definitif akan tunduk pada kesepakatan lebih lanjut para pihak berdasar hasil laporan penilaian dari penilai independent yang saat ini masih dalam tahap persiapan,” tukas Ardi Kusuma, Direktur Utama Mitra Pack.
Kepastian mengenai penuntasan transaksi akan menunggu kesepakatan para pihak berdasar laporan penilaian saat ini masih dalam tahap persiapan. Kalau sudah ada dipastikan transaksi dikategorikan sebagai transaksi material, perseroan akan senantiasa memperhatikan, dan memenuhi ketentuan POJK 17/2020.
Sebelumnya, manajemen Master Pack menyampaikan informasi lanjutan negosiasi sehubungan dengan rencana pengambilalihan saham perseroan dalam Master Print oleh Deep Source Pte. Ltd. asal Singapura. Deep Source akan menjadi pengendali baru Master Pack dengan menyerok 1,47 miliar lembar setara 77,19 persen saham Master Print. (*)
Related News
Aksi Borong Direksi! Saham SIDO Dibeli di Harga Rp515 per Lembar
WOMF Bagi Dividen Rp12,28 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya!
Danantara Caplok PNM Investment Management, Nilai Transaksi Rp345M
RUPSLB TAYS Rombak Direksi dan Komisaris
Kinerja 2025 Solid, MTEL Siap Dukung Pemerataan Digitalisasi Nasional
Pendapatan Merosot, Laba CASA Terkoreksi 7,3 Persen di 2025





