Terdepan Dalam Bisnis Petrokimia, Pefindo Tegaskan Peringkat TPIA Stabil
:
0
EmitenNews.com — PEFINDO telah menegaskan peringkat "idAA-" kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan Obligasi Berkelanjutan I, Obligasi Berkelanjutan II, dan Obligasi Berkelanjutan III. Outlook peringkat perusahaan adalah "stabil".
Walaupun kinerja TPIA melemah pada kuartal pertama tahun 2022 sebagai akibat dari harga bahan baku yang meningkat dan permintaan yang melemah dari China, Perusahaan memiliki likuiditas yang kuat selain permintaan yang tinggi di pasar domestik dan kami memperkirakan permintaan dari luar negeri akan membaik dalam jangka pendek seiring dengan relaksasi pembatasan di China.
Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya. Tanda Kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.
Peringkat perusahaan mencerminkan pandangan kami mengenai posisi terdepan TPIA dalam industri petrokimia dalam negeri yang didukung oleh sinergi dengan mitra-mitra strategis, operasi yang terintegrasi secara vertikal dengan fasilitas pendukung yang memadai, serta likuiditas yang kuat dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat. Namun, sensitivitas terhadap siklus industri dan risiko terkait dengan ekspansi fasilitas petrokimia membatasi peringkat, menurut pandangan kami.
Peringkat dapat dinaikkan jika PEFINDO berpandangan bahwa profil usaha Perusahaan semakin kuat secara signifikan dan menyediakan diversifikasi produk dan pasar yang lebih baik, yang dapat mengurangi volatilitas margin, dengan tetap mempertahankan struktur permodalan yang konservatif.
Related News
Tumbuh Solid, Pendapatan Personel Alih Daya (PADA) Rp1,4T di Q3-2026
Pendapatan Naik 67 Persen, Folago (IRSX) Raih Laba Q3-2026 Rp33,85M
Pendapatan dan Laba INET Kompak Melesat di Kuartal III 2026
Kinerja Operasional Membaik, Pendapatan dan Laba Repower Asia Naik
SSMS Bukukan Pendapatan Rp14,83T dan Laba Naik 71,26 Persen di Q3-2026
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA





