EmitenNews.com - Distribusi Voucher Nusantara (DIVA) per 30 September 2022 mencatat laba bersih Rp41,48 miliar. Tergerus 96 persen dibanding periode sama tahun lalu dengan tabulasi untung Rp1,24 triliun. Laba per saham dasar menjadi Rp29,64 dari sebelumnya Rp1.784.


Penjualan bersih Rp3,59 triliun, turun tipis dari edisi sama tahun lalu Rp3,61 triliun. Beban pokok penjualan Rp3,51 triliun, susut dari fase sama tahun lalu Rp3,54 triliun. Laba kotor Rp79,77 miliar, menanjak 13 persen dari posisi sama tahun lalu Rp70,58 miliar.


Total beban usaha Rp68,29 miliar, melejit 11 persen dari fase sama tahun lalu Rp61,14 miliar. Itu datang dari beban penjualan Rp6,26 miliar dari sebelumnya Rp6,13 miliar. Lalu beban administrasi Rp62,03 miliar, bengkak 12 persen dari edisi sama tahun lalu Rp55 miliar. Laba usaha Rp11,47 miliar, naik dari Rp9,44 miliar.


Total penghasilan lain-lain bersih Rp38,92 miliar, susut 96 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,24 triliun. Laba sebelum manfaat pajak penghasilan Rp50,40 miliar, anjlok 95 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,25 triliun. Beban pajak penghasilan Rp3,57 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp2,46 miliar. 


Total ekuitas Rp2,18 triliun, naik tipis dari edisi akhir tahun lalu Rp2,14 triliun. Total liabilitas Rp157,96 miliar, terkoreksi dibanding posisi akhir 2021 sebesar Rp211,68 miliar. Jumlah aset Rp2,34 triliun, turun dari periode akhir 2021 senilai Rp2,36 triliun. (*)