EmitenNews.com - Teruslah waspada. Terapkan protokol kesehatan. Kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta bertambah 67, per Kamis (13/1/2022). Dengan tambahan itu, kasus varian baru virus Corona yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, November 2021 itu, secara akumulasi berjumlah 565 kasus di Tanah Air.


"Yang sudah terpapar omicron itu 565, bertambah. Yang dari luar 458 atau 81,1 persen, yang lokal 107 atau 18,9 persen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Kamis malam.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyampaikan, jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta naik sebanyak 184 kasus. Tambahan itu membuat jumlah kasus aktif sebanyak 2.936. Kita tahu, kasus aktif adalah orang yang masih dirawat atau isolasi dalam upaya penyembuhan atas infeksi virus Corona.


"Perlu digarisbawahi bahwa 2.119 orang dari jumlah kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 478 orang sehingga total 869.089 kasus, yang mana 303 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," katanya.


Menurut Dwi, dari total 869.089 kasus di Jakarta, sebanyak 852.563 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 98,1 persen dan sebanyak 13.590 orang lainnya meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.


Sejauh ini Pemprov DKI Jakarta terus menggalakkan 3T untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu, vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan lebih luas.


Untuk program vaksinasi virus Corona, total dosis 1 sudah mencapai 12.026.344 orang, dengan proporsi 70 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 30 persen warga KTP Non DKI. Sedangkan, total dosis 2 mencapai 9.355.732 orang, dengan proporsi 71 persen warga ber-KTP DKI dan 29 persen warga KTP Non DKI. ***