Tiga Saham Terbang Disorot BEI, Satu Masih Lanjut ARA
:
0
Ilustrasi simbol kenaikan harga (bullish) dan tren penurunan harga (bearish) pada saham.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) untuk tiga saham yakni, PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR), PT Harapan Duta Pertiwi Tbk. (HOPE), dan PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk. (BIKE).
Sebelumnya, AMAR tercatat mengalami peningkatan berdasarkan laporan kepemilikan saham per 3 dan 21 Juli 2025. Saham HOPE juga menunjukkan lonjakan setelah penyampaian laporan registrasi pemegang efek.
Sementara BIKE, yang sebelumnya juga masuk daftar UMA pada 23 April 2025, kini kembali dicermati menjelang publikasi laporan keuangan kuartal II 2025.
AMAR dalam seminggu naik kencang hingga 53,75% di Rp246 dari level harga sebelumnya yang hanya Rp160. Senada, emiten yang sempat berada di papan FCA HOPE sejak awal bulan hingga kini melesat hingga 86% bangkit dari Rp50 ke Rp93. Sementara, BIKE tak begitu menunjukkan kenaikan ataupun penurunan yang signifikan.
Pasca pengumuman UMA, saham AMAR terkoreksi hingga 13,82% ke Rp212 dari harga opening Rp246, saham HOPE yang terdampak FCA atau Papan Pemantauan Khusus menunjukkan kenaikan 9,68% mentok ke ARA (Auto-Rejection Atas) di Rp102 sedangkan, BIKE terpantau hanya terkoreksi tipis 1 tick setara -0,85% di Rp580 dari harga opening Rp585.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyatakan bahwa pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran, namun BEI saat ini mencermati pola transaksi ketiga saham tersebut yang dinilai di luar kebiasaan.
“Kami mengimbau investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati keterbukaan informasi dari emiten,” ujar Yulianto dalam keterangan tertulis, Kamis (24/7).
Related News
4 Anak Usaha TOWR Kantongi Perpanjangan Kredit Rp2 Triliun
Emiten Prajogo (TPIA) Buyback Rp2 Triliun via BCA Sekuritas
Emiten Aguan Raup Laba Naik 38,46 Persen, Efek iPhone 18 Pro Series?
Saham SUPA Bangkit, Laba Meroket 398,8 Persen
Kuartal III, COIN Berbalik Boncos Rp40,78 Miliar
WISL Siapkan Kas Rp2,12 Triliun Buat Lunasi Utang





