Timur Tengah Belum Reda, Perhatikan Saham Sektor ini
:
0
Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: emitennews
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah. Itu didorong penguatan harga minyak mentah di tengah peningkatan kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga minyak ditutup menguat lebih dari 3 persen. WTI menjadi USD103 per barel, dan Brent pada level USD116 per barel.
Kenaikan tersebut setelah adanya laporan Amerika Serikat (AS), dan Israel tengah menyusun rencana untuk melancarkan serangan baru terhadap Iran. Para investor beralih ke aset safe haven sehingga mendorong 10-year U.S. Treasury-note di bawah level 5 persen. Di sisi lain, harga emas spot melemah 0,6 persen menjadi USD3,998 per troy oz.
Investor akan mencermati perkembangan di Timur Tengah pekan ini mengenai indikasi gangguan lebih lanjut terhadap pasokan minyak global. Earning season kuartal III 2026 Wall Street akan berlanjut dengan jadwal rilis laporan keuangan perusahaan teknologi besar, termasuk hyperscaler seperti Microsoft, Alphabet dan Amazon.
Selain itu, fokus perhatian pasar akan tertuju pada FOMC meeting, rilis data inflasi PCE, dan pertumbuhan ekonomi AS kuartal III 2026. ECB dan Bank of Japan juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan untuk membahas kebijakan moneter masing-masing. Data awal untuk inflasi negara-negara ekonomi utama Eropa juga dijadwalkan dirilis pekan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,95 persen menjadi 5.439. Secara teknikal, histogram negatif MACD IHSG berlanjut menyempit yang mengindikasikan tekanan jual mereda. Stochastic RSI bergerak menguat di area pivot. IHSG mampu ditutup di atas level 5.400, sehingga terbuka potensi penguatan lebih lanjut untuk menguji level resistance 5.500-5.600.
Namun, perlu diwaspadai dampak kenaikan harga minyak, koreksi harga emas, dan depresiasi Rupiah. Cermati saham sektor energi, dan berhubungan batu bara, perkapalan tanker, dan jasa penunjang migas, dan saham export oriented. Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menjagokan saham Elnusa (ELSA), Medco (MEDC), Mitra Adiperkasa (MAPI), Dana Brata (TEBE), dan Rukun Raharja (RAJA). (*)
Related News
IHSG Senin Pagi Terkoreksi 0,28% ke 5.423, Simak Proyeksinya
Wall Street Tersungkur, IHSG Melejit
Katalis Domestik di Segara Outflow Asing Rp8T, IHSG Bangkit ke 5.439
IHSG Rebound 4,9% Sepekan, Sudah Balik Arah atau Rawan? Awasi Kuncinya
Investor Cermati Kinerja Emiten Kuartal III
IHSG Berpeluang ke 5.600, Analis Cermati Saham Ini





