Tingkatkan Kepemilikan Publik, Pengendali Jual 400 Ribu Saham NELY Via Pasar Negosiasi
EmitenNews.com - PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) menyatakan bahwa telah terjadi perubahan kepemilikan saham dari pengendali perseroan yaitu PT Haskojaya Abadi.
Merujuk perubahan kepemilikan saham ELTY yang disampaikan kepada BEI, Jumat (24/12/2021) tertera, sebelum transaksi itu memiliki Saham PT Haskojaya Abadi di NELY dengan jumlah kepemilikan sebesar 1.995.000.000 saham atau sebesar 84,89% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan dan merupakan pemegang saham utama dan pemegang saham Penggendali Perseroan.
Pada tanggal 17 Desember 2021 telah dilaksanakan transaksi penjualan saham melalui pasar negosiasi di Bursa Efek Indonesia sejumlah 400.000 lembar saham. Dengan demikian setelah transaksi maka kepemilikan saham PT Hascojaya Abadi menjadi sebesar 1.994.600.000 saham atau 84,85% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan transaksi tersebut tidak terjadi perubahan pengendalian dalam Perseroan.
Transaksi terjadi pada 100.000 lembar di harga Rp.5OO, lalu 60.000 lembar di harga Rp.484, menyusul 40.000 lembar seharga Rp.482, ada pula 40.000 lembar di harga Rp. 480, sebanyak 30.000 lembar pada harga Rp.492, masih 30.000 lembar seharga Rp.490, lebih kecil ada Transaksi 20.000 lembar di harga Rp.498, berikutnya 20.000 lembar di harga Rp.496, berturut-turut sebanyak 20.000 lembar saham ditransaksikan pada harga Rp.494, Rp.488 dan Rp.486 per saham.
Transaksi dilaksanakan melalui pasar negosiasi di Bursa Efek indonesia pada tanggal 17 Desember 2021. Tujuan dari transaksi Dalam rangka dilusi kepemilikan untuk meningkatkan prosentase kepemilikan publik.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





