EmitenNews.com - Timah (TINS) menuntaskan aktivitas eksplorasi untuk triwulan II tahun 2026. Kegiatan eksplorasi edisi April-Juni 2026 fokus pada komoditas timah. Sepanjang periode tersebut, perseroan mengeluarkan jumlah biaya senilai Rp45,91 miliar.

Itu terdiri dari biaya operasional Rp34,93 miliar, dan untuk biaya investasi Rp10,98 miliar. Kegiatan eksplorasi TINS di laut, meliputi kegiatan survei batimetri, dan pengeboran eksplorasi. Pandu di Perairan Bangka dan Perairan Kundur dengan menggunakan 2 unit Kapal Bor dengan total meter bor 4.056,1 meter.

Kegiatan eksplorasi di darat meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic, pengeboran eksplorasi timah aluvial dan pengeboran pandu (primer dan aluvial) di Pulau Bangka dan Belitung, dengan total meter bor sebanyak 13.224,95 meter.

Rencana kegiatan eksplorasi pada triwulan III tahun 2026 adalah melakukan evaluasi, dan melanjutkan kegiatan bulan sebelumnya. Kegiatan pengeboran di laut direncanakan menggunakan 3 Kapal Bor, dan 4 Ponton Bor dialokasikan di perairan Bangka dan Kundur.

Sementara eksplorasi darat direncanakan untuk pengeboran eksplorasi timah (primer & alluvial) dan pengeboran pandu (primer & alluvial) di Pulau Bangka dan Pulau Belitung, survei geofisika ground magnetic di daerah Belitung, survei topografi, dan di Bangka dan Belitung. (*)