Transaksi Tuntas! Pentolan Medikaloka (HEAL) Eksekusi MESOP Rp42,52 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Yulisar Khiat memborong saham Medikaloka Hermina (HEAL). Direktur operasional perseroan itu, diketahui menyapu 91.539.220 helai alias 91,53 juta eksemplar. Eksekusi management and employee stock option program (MESOP) itu, telah dituntaskan pada 23 Januari 2024.
Program kepemilikan saham karyawan dan manajemen pengelola RS Hermina itu, dibanderol dengan harga pelaksanaan Rp464,6 per lembar. Nah, menyusul skema harga itu, Yulisar Khiat dipaksa merogoh kocek Rp42,52 miliar.
Menyusul dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Medikaloka Hermina dalam genggaman Yulisar Khiat menanjak signifikan. Yaitu, menjadi 1,84 miliar eksemplar alias setara 12,09 persen. Bertambah 0,43 persen dari sebelum transaksi 1,75 miliar lembar atau 11,66 persen.
”Tujuan transaksi merupakan partisipasi dalam program MESOP dengan status kepemilikan saham secara langsung tanpa pihak ketiga,” tegas Yulisar Khiat, Direktur Pengelola RS Hermina tersebut.
Sekadar informasi, Medikaloka Hermina mengantongi dana taktis Rp103,59 miliar. Dana segar itu diperoleh dari penuntasan MESOP tahap I dengan eksekusi hak opsi 222.975.000 helai alias 222,97 juta lembar. Pelaksanaan hak opsi MESOP sebanyak itu, dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp464,6 per lembar.
”Periode pelaksanaan management and Employee Stock Option Program tahap I pada 17 Januari 2024 hingga 23 Januari 2024,” tegas dr Hasmoro, CEO pengelola RS Hermina tersebut.
Program itu, dilakukan berdasar ketentuan dalam surat edaran Bursa Efek Indonesia Nomor SE-00002/BEI/03-2020. Nah, dengan penuntasan transaksi itu, tidak ada lagi jumlah opsi yang belum dilaksanakan. Termasuk jumlah saham MESOP yang belum dilaksanakan, dan habis masa berlakunya menjadi nihil.
Periode 30 Oktober 2023 hinge 3 November 2023, perseroan telah menuntaskan MESOP sejumlah Rp31,23 miliar. Jumlah opsi MESOP tahap II tereksekusi 67.232.335 helai alias 67,23 juta. Itu dengan harga pelaksanaan senilai Rp464,6 per lembar.
Menyusul pelaksanaan opsi tersebut jumlah opsi yang belum dilaksanakan, dan masih berlaku tercatat 108.143.570 lembar saham alias 108,14 juta eksemplar. Ya, sebelumnya emiten pengelola Rumah Sakit Hermina itu, melanjutkan MESOP tahap II senilai Rp81,47 miliar.
Itu dengan menabur 175.375.905 helai alias 175,37 juta lembar. Periode pelaksanaan pada 30 Oktober 2023 hingga 3 November 2023. Artinya, waktu pelaksanaan konversi hanya berjarak 5 hari. Di mana, harga pelaksanaan ditetapkan pada Rp464,6 per eksemplar. MESOP II menyasar karyawan, dan manajemen perseroan. (*)
Related News
Saldo Laba 2025 Menggunung, KKGI Kucurkan Dividen Tunai Rp20 per Saham
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?





