TRIM Jajakan Obligasi Rp250 Miliar, Bunganya Segini
:
0
Suasana lobi kantor Trimegah Sekuritas. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trimegah Sekuritas (TRIM) akan menerbitkan obligasi Rp250 miliar. Surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan II dengan target Rp2 triliun. Dan, saat ini broker besutan tangan dingin Boy Thohir itu, telah menerbitkan Rp1,75 triliun.
Nah, untuk kali ini, perseroan menawarkan obligasi Rp250 miliar. Di mana, senilai Rp50 miliar dijamin dengan kesanggupan penuh, dan sejumlah Rp200 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik. Obligasi Rp50 miliar dijajakan dalam dua seri. Seri A sebesar Rp31 miliar berbunga 7,75 persen per tahun, berdurasi 5 tahun. Seri B Rp19 miliar berbunga 8,50 persen per tahun berberjangka 7 tahun.
Sisa dari pokok obligasi Rp200 miliar dijamin dengan best effort terbagi dua seri. Seri A sebesar Rp153 miliar berbunga 7,75 persen per tahun berjangka 5 tahun. Seri B senilai Rp47 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,50 persen per tahun berjangka 7 tahun. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan.
Bunga obligasi pertama dibayar pada 6 Juni 2026, dan bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo akan dibayarkan pada 6 Maret 2031 untuk obligasi seri A, dan 6 Maret 2033 untuk obligasi Seri B. Pelunasan obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Dana hasil obligasi setelah dikurangi biaya-biaya smisi, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja yaitu untuk pembiayaan Repo perseroan. So, jadwal obligasi perseroan sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 2-3 Maret 2026. Penjatahan pada 4 Maret 2026. Pengembalian uang pemesanan, dan distribusi pada 6 Maret 2026. Pencatatan pada 9 Maret 2026. (*)
Related News
Mulai Karier di Gelael Supermarket, Dalimin Mundur dari Direktur FAST
Tambah Porsi, Mari Cek Saham Bakrie Metal di VKTR Teknologi (VKTR)
Bisnis Non-Batu Bara Kian Dominan, TOBA Pangkas Rugi Semester I 2026
Dalam Empat Hari HP Capital In-Out di Saham LUCY, Volumenya Jumbo!
Tuntaskan MTO, AEP Nusantara Holdings Kuasai 99,48 Persen PNGO
Bakrie Metal Borong 3 Miliar Saham VKTR, Kepemilikan Tembus 21,06%





