TRON Ungkap Rencana Bisnis Baru Bidang Kelistrikan
:
0
Sorak-sorai Manajemen TRON saat listing perdana sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - emiten berbasis solusi sistem informasi dan teknologi, PT Teknologi Karya Digital Nusa, Tbk. (TRON) berencana menambah kegiatan usaha baru di bidang pembangkitan dan distribusi tenaga listrik.
Sekretaris korporasi TRON, Wendy dalam keterangan tertulisnya Senin (20/5) menyampaikan bahwa kegiatan usaha baru ini akan merujuk pada KBLI 35115, yaitu mencakup produksi, transmisi, distribusi, hingga penjualan tenaga listrik kepada konsumen akhir. Penambahan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan TRON untuk memperluas cakupan bisnis dan turut berpartisipasi dalam proyek-proyek strategis nasional maupun swasta.
“Saat ini dengan kegiatan usaha yang telah ada, Perseroan bermaksud untuk memperluas proyeksi bisnis yang diharapkan dapat berdampak positif pada perekonomian Perseroan dan ikut dalam rencana pembangunan nasional,” tulis Wendy.
Menurut Wendy, Perseroan TRON juga menegaskan kesiapan internal perusahaan dalam mendukung kegiatan baru ini, “Beberapa tenaga ahli internal yang telah bekerja di perusahaan saat ini dinilai memiliki kualifikasi yang sesuai, sehingga tidak diperlukan biaya tambahan untuk rekrutmen tenaga eksternal,” pungkas Wendy.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap tata kelola perusahaan, TRON akan meminta restu terlebih dahulu sesuai maklumat persetujuan pemegang saham yang akan dibahas pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada (25/6) bulan depan.
PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Daya Kemilau Nusantara Investama, dengan pemegang saham lainnya adalah publik (masing-masing di bawah 5%).
PT Daya Kemilau Nusantara Investama memegang 74,43% saham TRON, sedangkan publik memegang 25,42%. Ada juga pemegang saham kecil seperti David Santoso dan Rudy Budiman Setiawan, masing-masing dengan 0,11% dan 0,04%.
Related News
Menkes dan Direksi BTN Guide Runner Pelari Disabilitas BTN Jakim 2026
Dugaan Margin Call Menguat Usai RLCO Jeblok 72 Persen dari ATH
Saham Melesat Ratusan Persen Ini Langsung ARB Usai Buka Suspensi
Peringkat ADCP Digerus ke idCCC, Pefindo Soroti GalBay Kupon Obligasi
Arah Baru, GPSO Selaraskan Strategi Usai Akuisisi oleh Tjokro Group
Perkuat Pasar B2B, GULA Bidik Akuisisi Pabrik Gula di Sragen





