Ulasan Pasar Bursa global melanjutkan momentumnya setelah long weekend: bursa Eropa menguat +0,2 persen, mengikuti data laporan keuangan yang dirilis Rabu kemarin. Sektor pertambangan menjadi penggerak pasar, dengan Glencore naik +5,2 persen setelah mencatatkan FY2017 profit sebesar USD14,8 miliar. Beralih ke seberang lautan, indeks Dow Jones bergerak volatil dan ditutup melemah –0,6 persen. Market bergerak liar setelah the Fed merilis minutes akan rencana kenaikan suku bunga acuan secara gradual tahun ini dan dengan target inflasi pada 2 persen. Sentimen ini tidak begitu berpengaruh di bursa Asia yang masih relatif tenang, dimana bursa China baru akan dibuka setelah libur panjang imlek sedangkan Nikkei dibuka di zona hijau. Pada hari ini, analis teknikal kami memerkirakan IHSG bergerak di 6.610 – 6.670. (wm). Tajuk Berita Pilihan Ekonomi: Kementerian BUMN usulkan pemotongan pajak bunga untuk pinjaman luar negeri. IPO Dafam Property Indonesia. Industri Batubara: Keputusan harga DMO (Domestic Market Obligation) pekan depan Telekomunikasi: Fixed broadband diperkirakan tumbuh 8 persen yoy MYOH: Dapat kontrak baru PGAS: Pertagas gabung di bulan Maret INCO: Produksi nikel 2017 turun 1 persen BGTG: Laba 2017 +30 persen yoy BBRI: Terbitkan obligasi Rp2,44tn TOWR: Usukan Rp1,0-1,5 triliun deviden Kresna Research Team *Disclaimer*: http://goo.gl/sCSd40
Related News
Lonjakan Sales Energi Hijau & Internet, DSSA Lepas Bayang Batu Bara?
Rugi Susut, Titik Terang di Balik Rak Supermarket Premium Grup Djarum
Saham Edwin Soeryadjaya Berbalik Laba, Nikel Jadi Tulang Punggung MDKA
BEI Hidupkan Kembali Short Selling, Demi Puaskan MSCI & FTSE?
31 Dari 92 Saham ex FCA Meledak ARA di Era Saham 1 Perak, TAMU +34,62%
Tukar Guling Rp14,57 T, Ultrajaya Rela Bagi Takhta ke Frisian Flag





