EmitenNews.com - PT United Tractors Tbk (UNTR) gencar melakukan buyback saham. Anggaran yang disiapkan UNTR sepanjang tahun 2026 untuk langkah tersebutRp5,6 triliun.

UNTR masih menghelat buyback saham tresuri. Sepanjang 1 Januari hingga 30 Juni 2026 saham tresuri UNTR bertambah 79.635.500 saham senilai Rp2,22 triliun (rata-rata sekitar Rp27.800 per saham) setelah buyback dilakuan.

Pada 1 Juli - 30 September 2026 Perseroan membeli kembali 57.974.100 saham senilai Rp1,42 triliun (rata-rata sekitar Rp24.556 per saham), atau 71,2% dari anggaran maksimum Rp2,0 triliun.

Perseroan juga merencanakan pembelian kembali saham hingga Rp2,0 triliun pada 1 Oktober - 31 Desember 2026 menggunakan dana internal.

Apabila seluruh anggaran terserap, akumulasi buyback saham tahun 2026 dapat mencapai sekitar Rp5,6 triliun dan jumlah saham tresuri sekitar 10,1% dari modal ditempatkan dan disetor (perhitungan Bursa).

Corporate Secretary PT United Tractors Tbk (UNTR) Ari Setiyawan dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia, Kamis (8/10/2026), mengatakan realisasi periode Juli - September 2026 hanya 71,2% dari anggaran dikarenakan Perseroan melakukan transaksi buyback saham pada kondisi harga yang dianggap wajar oleh Perseroan, dengan mempertimbangkan kondisi volatilitas harga pasar dan volume perdagangan saham di Bursa.

Ari mengatakan pelaksanaan buyback saham merupakan upaya untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham Perseroan serta mencerminkan keyakinan Perseroan terhadap kondisi fundamentalnya.

“Selain itu, pelaksanaan buyback saham juga diambil sebagai langkah mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keyakinan terhadap pasar modal Indonesia,” ucapnya.

Untuk periode Oktober - Desember 2026, Ari menjelaskan Perseroan masih menjalankan proses buyback. Perseroan akan melakukan review atas hasil dari buyback saham tersebut untuk menentukan rencana di periode ke depan.

Ari mengatakan sumber dana untuk buyback sepenuhnya menggunakan sumber internal kas Perseroan.