Wall Street Menjanjikan, Simak Saham-Saham Ini

17/05/2021, 08:30 WIB

Wall Street Menjanjikan, Simak Saham-Saham Ini

EmitenNews.com - Pasar modal Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat mengakhiri perdagangan Jumat (14/3). Dow Jones melesat 1,1 persen ke posisi 34.382,13, S&P 500 meroket 1,5 persen ke level 4.173,85, dan Nasdaq surplus 2,3 persen menjadi 13.429,98.


Dow Jones sempat terkoreksi 1.200 poin setelah tiga hari berturut-turut mengorbit zona merah. S&P 500 minus 4 persen, dan Nasdaq tekor 5 persen. Indeks mulai berbalik menguat pada Kamis (14/5), tetapi masih berada di zona merah. Pekan ini, Dow Jones dan S&P 500 turun 1 persen, sementara Nasdaq ambles 2,3 persen.


Saham teknologi menjadi pengerek Wall Street. Tesla melangit 3 persen, Facebook menanjak 3,5 persen, Alphabet terbang 2 persen, Microsoft naik 2 persen. Selanjutnya, Apple, Amazon, dan Netflix juga melambung di atas 1 persen. Namun, Disney justru turun 2,6 persen setelah laporan keuangan tidak sesuai ekspektasi.


Saham-saham bersinggungan pemulihan ekonomi menguat setelah CDC mengizinkan orang-orang sudah divaksinasi Covid-19 penuh tidak mengenakan masker. United Airlines dan American Airlines naik di atas 5 persen. Carnival dan Norwegian Cruise Line terbang di atas 8 persen, dan Royal Caribbean menanjak lebih dari 7 persen.


Data inflasi menjadi pemicu koreksi bursa AS. Inflasi AS naik 4,2 persen April secara year on year (yoy), tertinggi sejak 2008. Kenaikan inflasi memicu kekhawatiran the Federal Reserve (the Fed) akan memperketat kebijakan moneter.


Sementara itu, bursa Asia mayoritas ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa (11/5). Pelemahan mendera indeks ASX 200 minus 1,0 persen, Nikkei turun 3,1 persen, Hang Seng terkoreksi 2,0 persen, dan Kospi anjlok 1,2 persen. Kekhawatiran akan lonjakan inflasi dan pembatasan terkait Covid-19 sejumlah negara Asia menjadi sentimen pelemahan bursa Asia.


Selaras dengan bursa Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,63 persen ke level 5.938,3 pada perdagangan Selasa (11/5). Nah, Haris Pratama, Equity Research Analyst Victoria Sekuritas meramal Indeks bergerak pada rentang support 5.911, dan resisten 5.975. Saham laik kolesi antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) Rp13.200, Vale indonesia (INCO) Rp5.800, dan Aneka Tambang (ANTM) Rp2.770. (*)


Author: J S