Wall Street Terjungkal, IHSG Lanjut Koreksi
:
0
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Mengawali perdagangan pekan ini indeks bursa Wall Street kembali ditutup anjlok signifikan. Kekhawatiran investor terhadap potensi resesi Amerika Serikat (AS) memicu koreksi indeks global. Itu menjadi sentimen negatif utama pendorong pelemahan indeks tersebut.
Sementara itu, pandangan kalau The Fed telat memangkas suku bunga acuan untuk mendorong ekonomi AS juga turut menjadi tambahan sentimen negatif pasar. Koreksi cukup signifikan Wall Street, ditambah harga mayoritas komoditas anjlok berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif indeks harga saham gabungan (IHSG).
Oleh karena itu, IHSG sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 6 Agustus 2024, diprediksi melanjutkan pelemahan. IHSG akan menjelajahi kisaran support 6.900-6.740, dan resisten 7.220-7.380.
Menilik data dan fakta tersebut, retail research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan para investor untuk mengoleksi saham-saham berikut. Yaitu, Mayora Indah (MYOR), Medikaloka (HEAL), Mitra Keluarga (MIKA), Amman (AMMN), Jasa Marga (JSMR), dan Cimory (CMRY). (*)
Related News
IHSG Sesi I (14/10) Sukses Rebound 0,82%, Pepet Lagi Level 6.000
IHSG Pagi Dibuka Memantul 0,38% Usai Tertekan Dua Hari Berturut-Turut
Asing Mulai Akumulasi, IHSG Potensial Rebound
Valuasi Tembus USD20 M, Polymarket Pertimbangkan IPO dan Token
Wall Street Melemah, Pasar Tahan Napas Tunggu CPI AS 3,6 Persen
Minat Tinggi, Pemerintah Serap Rp35 Triliun dari Lelang SUN Selasa





