IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Wamenag, Hukum Mudik di Tengah Pandemi Berubah jadi Haram Lo

04/05/2021, 10:46 WIB

Wamenag, Hukum Mudik di Tengah Pandemi Berubah jadi Haram Lo

EmitenNews.com - Jangan lagi memaksakan diri untuk mudik Lebaran 2021 ini. Selain membahayakan kesehatan, juga tergolong dosa lo. Wakil Menteri Agama  Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, menjaga keselamatan jiwa salah satu ajaran utama dalam agama Islam. Sesuai kaidah fikih, menolak mudarat (keburukan) lebih didahulukan daripada mengambil maslahat (kebaikan). Dalam kondisi darurat Covid-19 ini, memaksakan mudik hukumnya haram. Dan itu dosa.

 

“Pulang kampung untuk silaturahim hukumnya sunnah, atau dianjurkan.Tetapi, dalam kondisi pandemi virus Corona, hukum pulang kampung bisa berubah menjadi haram, atau terlarang karena berpotensi membahayakan diri, saudara, orang tua dan masyarakat sekitar,” kata Wamenag Zainut Tauhid dalam keterangannya kepada pers, Senin (3/5/2021).

 

Pada masa pandemi Covid-19 ini, menurut Zainut, tradisi pulang kampung atau mudik memiliki potensi untuk memberikan keburukan, karena dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, termasuk keluarga. “Dalam agama, menjaga keselamatan jiwa memiliki tingkat lebih utama. Dan pemerintah sangat memperhatikan hal ini.” 

 

Dalam kaidah fikih diajarkan bahwa menolak mudarat (keburukan) lebih didahulukan daripada mengambil maslahat (kebaikan). Di masa pandemi Covid-19 ini, Wamenag menuturkan, tradisi pulang kampung atau mudik memiliki potensi untuk memberikan keburukan, karena dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, termasuk keluarga.


Author: N A