EmitenNews.com - Nilai tukar mata uang China, yuan, pagi ini kembali melemah 261 basis poin menjadi 7,2056 terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, setelah libur panjang sejak Kamis (22/6/2023). Penurunan ini memperpanjang kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.
Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar 2,0 persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.
Kurs tengah yuan terhadap dolar AS berdasarkan rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank pada setiap hari kerja.(*)
Related News
Bencana Sumatera, Harga Melonjak Picu Inflasi Tiga Provinsi Terdampak
Emas Perhiasan Sumbang Andil Inflasi Sepanjang 2025, Ini Catatan BPS
Harga Emas Antam Naik Rp25.000 per Gram
Pakai Coretax, Pelaporan SPT Tahunan Melonjak Tajam
Carry Over Stok Kuat, Pemerintah Pastikan Tak Ada Impor Pangan di 2026
Tak Hanya Sukuk, Bank Indonesia Tancap Gas Rilis SRBI





