EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan awal pekan ini dengan penguatan meyakinkan dan kembali menembus rekor All Time High (ATH) baru. Indeks komposit melonjak 1,27 persen atau bertambah 111,06 poin ke level 8.859,19 pada penutupan perdagangan Senin, 5 Januari 2026. Sebanyak 446 saham menguat, 246 saham melemah, dan 114 saham stagnan.

Penguatan indeks komposit ditopang mayoritas sektor. Dari 11 indeks sektoral, sebanyak 10 sektor berhasil ditutup di zona hijau. 

Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 2,62 persen, disusul sektor energi 2,31 persen, transportasi 2,02 persen, barang konsumer non-primer 1,66 persen, kesehatan 1,62 persen, serta sektor perindustrian.

Sektor keuangan turut menguat 0,42 persen, infrastruktur naik 0,96 persen, barang konsumer primer 0,82 persen, serta properti dan real estat menguat 0,41 persen. Adapun sektor teknologi menjadi satu-satunya yang melemah tipis sebesar 0,07 persen.

Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 69,50 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp30,01 triliun.

Dari jajaran top gainers, saham DCII melesat Rp3.975 ke level Rp223.975 per saham, POLU melonjak Rp2.275 menjadi Rp24.225 per saham, dan BYAN menguat Rp1.100 ke posisi Rp17.450 per saham.

Sementara itu, saham DSSA terkoreksi Rp1.350 ke level Rp97.100 per saham, SINI turun Rp1.100 menjadi Rp14.000 per saham, dan CBDK melemah Rp625 ke posisi Rp7.875 per saham.

Dari sisi aktivitas, saham BUMI menjadi yang paling ramai diperdagangkan dengan frekuensi 458.281 kali dan nilai transaksi Rp5,9 triliun.

Posisi berikutnya ditempati DEWA dengan 158.892 kali transaksi senilai Rp1,5 triliun, serta MINA sebanyak 135.310 kali dengan nilai transaksi Rp719 miliar.