EmitenNews.com - Saham-saham sektor asuransi di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak menguat kencang pada perdagangan Senin (5/1/2026). Dari total 19 emiten asuransi, sebanyak 18 saham kian kukuh bertengger di zona hijau.

Penguatan sektor asuransi ini dikaitkan dengan sentimen batas waktu pemenuhan modal minimum perusahaan asuransi yang akan mulai memasuki tahap pertama pada 2026, sesuai ketentuan POJK No. 23 Tahun 2023.

“Kami menilai penguatan ini didorong oleh sentimen positif terkait batas pemenuhan modal minimum perusahaan asuransi, di mana tahap I akan diimplementasikan pada tahun 2026,” ujar Edi Chandren, Lead Investment Analyst Stockbit Sekuritas dikutip Senin (5/1/2026).

Sebagai pengingat, ketentuan ekuitas minimum tahap I dengan batas waktu 31 Desember 2026 adalah sebagai berikut:

Asuransi konvensional: minimum Rp250 miliar

Asuransi syariah: minimum Rp100 miliar

Reasuransi konvensional: minimum Rp500 miliar

Reasuransi syariah: minimum Rp200 miliar

Sejumlah saham bahkan sempat menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) secara intraday, seperti PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS), dan PT Victoria Insurance Tbk (VINS).

Rincian Kenaikan Saham Asuransi (Senin, 5/1/2026)

Berikut pergerakan saham asuransi yang menguat pada perdagangan hari ini:

AHAP naik 34,96% ke level Rp166

VINS menguat 32,95% ke Rp230

JMAS naik 24,32% ke Rp276

ASJT menguat 23,81% ke Rp234

YOII naik 18,81% ke Rp120

PNLF menguat 16,55% ke Rp324