6 Emiten Jatuh Tempo Surat Utang Triliunan Rupiah Bulan Ini, Siapa?
Gambar emiten INKP
EmitenNews.com - Enam emiten ramai - ramai telah menyiapkan dana buat bayar surat hutang yang jatuh tempo pada builan September 2024 ini dengan total kurang lebih Rp3,2 triliun.
Produsen kertas dan kemasan karton PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), anak usaha dari Sinarmas Group, dijadwalkan untuk membayar utang dua obligasi sekaligus pada bulan September ini.
Pada 5 September, INKP akan menghadapi jatuh tempo Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri A dengan nilai sebesar Rp207,05 miliar.
Tidak berhenti di situ, INKP juga akan kembali membayar para investor pada akhir bulan, tepatnya pada 30 September, untuk Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2021 Seri B dengan nilai mencapai Rp1,05 triliun. Pembayaran ini akan tercatat sebagai pembayaran bonds call terbesar pada bulan ini.
Masih dalam lingkup Sinarmas Group, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), yang bergerak di sektor jasa keuangan, juga dijadwalkan membayar utang obligasi sebesar Rp119 miliar dari Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2021 Seri C pada 7 September.
Sehari setelah itu, PT Wijaya Karya Tbk (Persero) (WIKA), perusahaan konstruksi milik negara, juga harus mengalokasikan dana sebesar Rp571 miliar untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 Seri A.
Sementara itu, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), perusahaan yang berfokus pada eksplorasi dan produksi minyak serta gas alam, dijadwalkan akan membayar Rp400 miliar pada 9 September untuk Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2021 Seri A yang jatuh tempo.
Pada hari yang sama, PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) juga harus menyiapkan dana sebesar Rp1 triliun untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan I Bank KB Bukopin Tahap I Tahun 2021.
Di pertengahan bulan, tepatnya pada 14 September, giliran PT Global Mediacom Tbk (BMTR), anak perusahaan MNC Group yang bergerak di bidang media dan penyiaran, yang harus membayarkan utang obligasi mereka. Obligasi Berkelanjutan II Global Mediacom Tahap II Tahun 2021 Seri B ini akan jatuh tempo dengan nilai mencapai Rp20,40 miliar.
Related News
ELSA Tuntaskan Survei Seismik 3D OBN Zulu NorthÂ
Sepanjang 2025, Laba dan Pendapatan PNBN Tumbuh Minimalis
Andalkan BSD City, BSDE Optimistis Raup Prapenjualan Rp10 Triliun
Laba SOCI Melorot 55 Persen, Telisik Ini Penyebabnya
Melejit 48 Persen, BNII Sudahi 2025 dengan Laba Rp1,65 Triliun
Drop 49 Persen, Laba ITMG 2025 Sisa USD190,94 Juta





