EmitenNews.com - Indeks penyedia data global, MSCI, 26 Mei 2026 waktu setempat, secara resmi mengumumkan kebijakan pembekuan parameter untuk saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam jajaran indeks MSCI Global Standard. Keputusan ini diambil sebagai respons atas rendahnya likuiditas saham perusahaan tersebut yang telah bertahan di harga minimum Rp50 per lembar saham sejak pertengahan Mei 2026.

Poin Penting:

  • MSCI membekukan perubahan jumlah saham (NOS) dan faktor inklusi untuk GOTO
  • Keputusan dipicu oleh perdagangan saham di level Rp50 (level minimum) sejak 13 Mei 2026.
  • GOTO terancam didepak dari indeks jika tidak memenuhi standar likuiditas pada tinjauan Agustus 2026.

Dampak Terhadap Indeks

Dalam pengumumannya, MSCI menegaskan bahwa mereka tidak akan mengubah faktor-faktor teknis yang biasanya dilakukan selama tinjauan indeks bulanan (Index Review). Hal ini mencakup Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Domestic Inclusion Factor (DIF). Kebijakan ini berlaku untuk seluruh indeks MSCI, termasuk indeks berbasis keberlanjutan (Sustainability & Climate) dan indeks tematik.

Meskipun demikian, MSCI memberikan pengecualian untuk indeks yang memiliki aturan konsentrasi ketat (seperti indeks 10/40 atau 25/50). Jika ketiadaan perubahan ini menyebabkan indeks tersebut melanggar batasan konsentrasi aset, MSCI tetap akan melakukan penyesuaian untuk menjaga kepatuhan metodologi.

Ancaman Penghapusan (Deletion)

Langkah ini merupakan sinyal peringatan serius bagi manajemen dan pemegang saham GOTO. MSCI menyatakan akan memantau kembali likuiditas saham GOTO dengan ketat dalam August 2026 Index Review. Jika persyaratan likuiditas sesuai metodologi MSCI tidak terpenuhi pada periode tinjauan berikutnya, maka GOTO akan resmi dihapus dari daftar konstituen indeks.