BREN Dikonfirmasi Mau Akuisisi Geothermal FGEN di Filipina USD5 Miliar
:
0
Salah satu pembangkit listrik geothermal besutan Barito Renewables Energy. Foto: BREN.
EmitenNews.com - PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) milik konglomerat Prajogo Pangestu dikabarkan mulai menjajaki penawaran akuisisi terhadap perusahaan geothermal asal Filipina, Energy Development Corp (EDC).
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh induk usaha EDC, First Gen Corporation (PSE: FGEN), melalui keterbukaan informasi SEC Form 17-C ke Bursa Filipina pada Rabu (15/7/2026).
Dalam dokumen tersebut, Sekretaris Perusahaan First Gen, Cynthia Gaitana, menyampaikan bahwa BREN telah mengajukan penawaran yang tidak mengikat atau non-binding offer untuk mengakuisisi EDC dengan nilai ekuitas lebih dari USD5 miliar.
Belum Ada Diskusi dan Perjanjian
Meski mengkonfirmasi adanya penawaran, First Gen menegaskan transaksi tersebut masih sangat awal.
"Belum ada diskusi antara para pihak, belum ada perjanjian yang ditandatangani, dan First Gen belum menunjuk penasihat apa pun untuk transaksi ini," tulis Cynthia Gaitana dalam keterbukaan informasi.
Pernyataan itu mengonfirmasi laporan Bloomberg, 14 Juli 2026 yang menyebut BREN mengajukan penawaran tunai non-binding senilai lebih dari USD5 miliar untuk membeli EDC guna berekspansi di Filipina.
Valuasi EDC Bisa USD7 Miliar
Menurut utas riset Stockbit, narasumber anonim Bloomberg mengatakan jika ditotal dengan utang perusahaan, nilai valuasi EDC bisa mencapai hingga USD7 miliar atau sekitar Rp126,47 triliun.
Energy Development Corp sendiri didukung oleh pemegang saham besar yaitu First Gen Corp milik keluarga Lopez di Filipina, Macquarie Asset Management, dan GIC Pte dari Singapura.
Related News
KMTR Pasang Badan Jamin Utang Sindikasi US$200 Juta Anak Usaha
Intiland (DILD) Nilai Gugatan PKPU Bank Mayapada Langgar Ketentuan MA
YUPI Endapkan Rp541,3 Miliar Dana IPO ke 13 Rekening di 4 Bank
Kok Bisa, Komisaris dan Direksi BJTM Kompak Borong Saham
MLPT Rencana Stock Split 1:25, Cek Jadwal Eksekusi Nominal Baru
Pengendali Berganti, Grup MNC (BHIT) Berkemas Pergi dari IATA?





