Kok Bisa, Komisaris dan Direksi BJTM Kompak Borong Saham
:
0
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM). Foto: BJTM
EmitenNews.com - Jajaran komisaris dan direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) kompak menambah kepemilikan saham perseroan melalui program Long Term Incentive (LTI). Jika merujuk laporan keterbukaan informasi BJTM, seluruh transaksi dilakukan pada 14 Juli 2026 di harga pelaksanaan Rp510 per helainya.
Program LTI merupakan rencana kompensasi jangka panjang yang diberikan suatu perusahaan kepada karyawan kunci atau eksekutif. Dengan tujuan memotivasi kinerja, menyelaraskan kepentingan karyawan dan pemegang saham, hingga mempertahankan talenta terbaik melalui kepemilikan saham.
Maka, dengan program LTI tersebut membuat sembilan peran kunci BJTM memperoleh tambahan porsi saham, mulai dari anggota dewan komisaris hingga direksi.
Secara akumulatif, sebanyak 2.276.000 lembar saham BJTM berpindah tangan ke komisaris dan direksi melalui program tersebut. Dan dengan harga pelaksanaan Rp510 per saham, total nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp1,16 miliar.
Anggota dewan komisaris, yakni Adhy Karyono menjaid satu-satunya komisaris yang tercatat menambah porsi saham. Ia mengantongi 189.100 saham sehingga kepemilikannya meningkat menjadi 438.300 atau setara 0,0029 persen dari 249.200 saham atau 0,0017 persen.
Sementara itu, delapan lainnya merupakan anggota direksi yang juga menambah porsi saham melalui skema yang sama.
Arif Suhirman menjadi yang terbesar dengan mengantongi 320.700 saham, ehingga total kepemilikannya naik menjadi 5.655.700 saham atau setara 0,0377 persen hak suara.Lalu, R. Arief Wicaksono yang memperoleh 318.700 saham, meningkatkan kepemilikannya menjadi 4.037.300 saham 0,0269 persen.
Selanjutnya, Umi Rodiyah juga menambah 296.600 saham, sehingga kepemilikannya meningkat dari 2.170.300 saham menjadi 2.466.900 saham, atau setara 0,0164 persen hak suara.
Winardi Legowo memperoleh 248.100 saham, sedangkan Wiweko Probojakti menerima 152.400 saham, Tonny Prasetyo sebanyak 153.400 saham, serta Raden Mas Wahyukusumo Wisnubroto memperoleh 149.000 saham yang merupakan kepemilikan saham pertamanya di BJTM.
Adapun pada perdagangan intraday (15/7) saham BJTM terpantau menguat 0,98 persen naik 5 poin di level Rp515.
Related News
Intiland (DILD) Nilai Gugatan PKPU Bank Mayapada Langgar Ketentuan MA
YUPI Endapkan Rp541,3 Miliar Dana IPO ke 13 Rekening di 4 Bank
MLPT Rencana Stock Split 1:25, Cek Jadwal Eksekusi Nominal Baru
Pengendali Berganti, Grup MNC (BHIT) Berkemas Pergi dari IATA?
Alasan Rencana Strategis Perseroan, MNC Asia Holding Lepas Saham IATA
Berbalik Untung, Laba MSIE Paruh Pertama Melambung 223,93 Persen





