Pengendali Berganti, Grup MNC (BHIT) Berkemas Pergi dari IATA?
:
0
Potret Gedung MNC Tower tampak dari bagian depan. Foto: MNC Group.
EmitenNews.com - PT MNC Asia Holding Tbk. (BHIT) emiten induk milik Hary Tanoesoedibjo berangsur melepas saham kepemilikannya di PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) yang akan segera berganti nama menjadi PT Karya Pacific Energy Tbk.
Langkah divestasi itu, terpantau beriringan masuknya PT Karya Pacific Investama (KPI) sebagai pemegang saham pengendali baru yang menandai lepasnya IATA dari grup MNC. Aksi jual ini telah dilakukan secara bertahap selama periode 29 Mei 2026 hingga 13 Juli 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (15/7/2026), BHIT telah melego sahamnya sebanyak 350,3 juta lembar saham IATA.
Dengan asumsi harga rata-rata Rp62 per lembar, nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp21,7 miliar. Rentang harga penjualan berada di level Rp60 hingga Rp65 per saham.
Akibat penjualan tersebut, porsi kepemilikan langsung BHIT di IATA turun dari 8,93% menjadi 7,81%. Kalkulasinya, BHIT tercatat masih menggenggam 2.443.810.566 saham IATA, turun 1,12% lebih dari sebelumnya 2.794.110.566 saham.
Dalam keterangannya, BHIT menyebut transaksi ini bertujuan sebagai, “Rencana strategis Perseroan”.
Adapun, pada perdagangan intraday Rabu (15/7) saham IATA terpantau menurun 1,67% di Rp59.
Related News
Kok Bisa, Komisaris dan Direksi BJTM Kompak Borong Saham
MLPT Rencana Stock Split 1:25, Cek Jadwal Eksekusi Nominal Baru
Alasan Rencana Strategis Perseroan, MNC Asia Holding Lepas Saham IATA
Berbalik Untung, Laba MSIE Paruh Pertama Melambung 223,93 Persen
Anggota Direksi OMED Tambah Porsi Saham Lewat MESOP
FORE Serap Dana Hasil IPO untuk Ekspansi Outlet





