EmitenNews.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,91 triliun, meroket 78,02 persen YoY dari perolehan Q3 2025 yang sebesar Rp1,07 triliun.

Data laporan keuangan konsolidasian AALI per 30 September 2026 menunjukkan, perseroan mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp23,71 triliun, tumbuh 6,76 persen YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp22,12 triliun.

Meski terdapat peningkatan beban pokok pendapatan dari Rp18,85 triliun jadi Rp19,34 triliun, AALI masih mengemas laba bruto sebesar Rp4,37 triliun dari Rp3,26 triliun.

Kinerja tersebut turut mendongkrak laba per saham dasar menjadi Rp989,77 per helainya dari Rp555,99.

Dari sisi neraca, total aset AALI tumbuh 11,57 persen YTD menembus Rp30,18 triliun per 30 September 2026 dibanding tahun 2025 sebesar Rp27,04 triliun.

Liabilitas di periode kuartal III 2026 tercatat sebesar Rp5,18 triliun dari Rp2,88 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp24,99 triliun dari Rp24,15 triliun.

Pada perdagangan intraday, Rabu (28/10/2026), saham AALI terpantau koreksi 0,51 persen atau -50,00 poin ke level 9.750,00.