Ada 153 Saham, BEI Berencana Terapkan ARB Rp1 pada Juli 2023
:
0
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menerapkan metode perdagangan call auction penuh atau lelang dalam lima sesi dalam satu hari perdaganan pada papan pemantauan khusus pada Bulan Juli 2023.
Pada tahap awal bursa akan menerapkan papan pemantauan khusus dengan dua metode perdagangan atau hybrid yakni periodic call auction dalam dua sesi setiap hari perdagangan dan continious auction.
“Pada tahap awal hybrid dulu, sambil menunggu kesiapan anggota bursa dan lampu hijau dari OJK” jelas Jefry kepada wartawan usai Pembukaan Kembali Main Hall BEI 2023, Senin(30/1/2023).
Dengan demikian batas bawah harga saham atau autorejection bawah (ARB) Rp1 dengan batas penolakan penawaran jual beli atau auto rejection bawah maupun atas Rp1 untuk fraksi saham dengan harga Rp1- 10.
Sedangkan fraksi saham lebih Rp10 maka batasan auto rejection (ARA) atas 10 persen dan 7 persen untuk auto rejection bawah(ARB) jika sistem perdagangan masih berdasarkan kondisi pandemi Covid-19.
Related News
BEI Bantah Pembukaan Batas Saham Gocap Jadi Sentimen Negatif IHSG
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa
Ada BBCA hingga ASII, BEI Umumkan 5 Saham Short Selling Bulan Oktober
Terapkan Insentif di Tengah BI Rate 5,75% BI Dorong Modal Masuk USD6M
Short Selling Eksklusif Berlaku 1 Oktober 2026 di Sekuritas MG & XC
BEI Sempurnakan Kriteria Papan Pantauan Khusus, Berlaku Mulai Hari Ini





