Adaptasi Kemajuan Teknologi, Cara Mudah Pertamina Plaju dalam Pemeliharaan Kilang
:
0
Kilang Pertamina Plaju telah meluncurkan Aplikasi E-Workshop 2.0, sebuah solusi digital terbaru untuk proses pemeliharaan kilang yang efisien, Selasa (11/4/2023) di Gedung Patra Ogan, Komperta Plaju. dok. ist.
EmitenNews.com - Kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan. Karena itu, untuk pemeliharaan kilang, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit III (RU III) Plaju (Kilang Pertamina Plaju) terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam menjalankan operasionalnya.
Kilang Pertamina Plaju telah meluncurkan Aplikasi E-Workshop 2.0, sebuah solusi digital terbaru untuk proses pemeliharaan kilang yang efisien pada hari Selasa (11/4/2023) di Gedung Patra Ogan, Komperta Plaju.
Acara Go Live ini dihadiri oleh perwakilan kantor pusat PT KPI, RU II Dumai, RU IV Cilacap, RU VI Balongan, RU VII Kasim beserta General Manager dan seluruh jajaran Manajemen dan Section Head dari Kilang Pertamina Plaju.
Dalam keterangannya seperti dikutip Jumat (14/4/2023), General Manager Kilang Pertamina Plaju, Yulianto Triwibowo mengapresiasi program e-Workshop yang telah menyukseskan peluncuran e-Workshop 2.0 ini di Kilang Pertamina Plaju. Jika bisa mengimplementasikan program e-Workshop ini dengan baik akan menjadi hal luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi Kilang Pertamina Plaju.
Aplikasi e-Workshop ini harus tertib dari awal hingga akhir. Mulai dari tertib dalam administrasi hingga tertib dalam pengeksekusiannya. Dengan begitu dapat menjadi pembuka jalan untuk merancang aplikasi-aplikasi lain yang dapat merecord setiap pekerjaan yang telah diselesaikan dan memastikan bahwa pekerjaan tersebut benar-benar berarti.
Related News
Ini Bantalan Fiskal Pemerintah, Gaji Ke-13 ASN, Stimulus dan Bansos
Gubernur Khofifah Puji Fungsi Intermediasi Bank Jatim, Ayo Cek Datanya
Kunjungan Wisman Melonjak, Tetapi Kok Industri Hotel Mengeluh?
Yield Obligasi 10 Tahun AS dan Australia Bertahan di Bawah 5 Persen
Harga Emas Antam Naik Lagi Rp17.000 per Gram
Saham-Saham di AS Ditutup Menguat Karena Harapan Konflik Mereda





