IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Adhi Commuter Properti (ADCP) Klaim IPO Diminati Investor

03/02/2022, 12:05 WIB

Adhi Commuter Properti (ADCP) Klaim IPO Diminati Investor

EmitenNews.com - PT Adhi Commuter Properti (ADCP) mengklaim saham perseroan yang ditawarkan kepada publik melalui aksi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) diminati oleh investor.

 

Corporate Secretary Adhi Commuter Properti Adi Sampurno mengatakan, saham anak usaha PT Adhi Karya Persero Tbk (ADHI) itu semakin diminati investor seiring dengan meningkatnya minat konsumen atas hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD).

 

"Ini terefleksi dari minat investor yang sejak Kamis sampai Rabu (27 Januari-2 Februari 2022) penjualan saham melalui e-ipo terus meningkat dan hanya dalam waktu tiga hari awal masa penawaran (bookbuilding) sudah melebihi kuota minimal," ujar Adi dalam keterangan resmi hari ini Kamis (3/2).

 

Sampai saat ini, lanjut Adi, angka tersebut terus bergerak dan bertambah dari waktu ke waktu. Besarnya animo calon investor juga tak lepas dari sentimen pasar modal yang saat ini berada dalam tren pemulihan (bullish).



"Proses bookbuilding masih akan berlangsung sampai awal pekan depan, tepatnya 7 Februari 2022. Kami optimistis target yang sudah ditetapkan perusahaan maupun underwriter dapat tercapai dengan baik," kata Adi.

 

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan pekan lalu, ADCP akan melepas sebanyak-banyaknya 28,6 persen saham dengan kisaran harga Rp130 per saham hingga Rp200 per saham. Sesuai rencana, perusahaan akan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Februari 2022.

 

Sejalan dengan itu, berbagai proyek unggulan ADCP juga mulai diburu konsumen. Adi menjelaskan, minat konsumen yang tinggi tak lepas dari konsep bisnis perusahaan untuk membangun kawasan berbasis TOD.

 

"Oleh karenanya kami menargetkan pertumbuhan marketing sales 103 persen tahun ini dibanding 2021 dengan target pertumbuhan laba 49 persen," ujar Adi.

 


Author: K M