EmitenNews.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) menuntaskan program pembelian kembali saham (buyback), namun realisasinya tertakar masih jauh dari anggaran yang sebelumnya disiapkan.

Corporate Secretary INTP, Dani Handajani dikutip Kamis (9/4/2026) menyampaikan perseroan hanya menyerap dana sebesar Rp437,88 miliar dari total alokasi Rp2,25 triliun. Artinya, realisasi buyback tersebut baru sekitar 19,5 persen dari dana yang tersedia.

Dalam periode 22 Mei 2025 hingga 6 April 2026, perseroan membeli kembali 66.249.700 lembar saham atau setara 1,88 persen dari total saham tercatat di Bursa Efek Indonesia, dengan harga rata-rata Rp6.610 per saham.

Meski program masih memiliki ruang besar untuk dilanjutkan, perseroan memilih menghentikan buyback lebih awal. Sisa dana yang tidak terserap akan dialihkan untuk kebutuhan operasional serta distribusi kepada pemegang saham, termasuk dividen.

Harga saham INTP pada perdagangan hari ini, 9 April 2026 (pukul 13:35 WIB), adalah Rp5.275 naik 1,44 persen setara 75 poin.

Mayoritas saham INTP (56,73%) dimiliki oleh Heidelberg Materials AG, entitas perusahaan asal Heidelberg, Jerman.